Batang, 05 Maret 2026 - Batang Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Batang menyebabkan puluhan pohon tumbang dan tiang listrik roboh. Dampaknya, jalur Pantura di wilayah Kecamatan Subah sempat lumpuh selama beberapa jam.
Kapolres Batang AKBP Veronica Yomengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.40 WIB dan berdampak di beberapa wilayah, terutama Kecamatan Subah dan Gringsing.
“Di wilayah Subah menjadi perhatian khusus karena jalur Pantura sempat terputus. Tercatat ada 33 pohon tumbang dan sekitar 30 tiang listrik roboh. Kejadian ini juga menyebabkan dua korban jiwa meninggal dunia,” ujarnya.
Menurutnya, proses evakuasi dilakukan secara cepat melalui koordinasi antara Polri, BPBD, dan PLN. Berkat kolaborasi tersebut, jalur Pantura yang sempat tertutup pohon tumbang dapat kembali dibuka setelah sekitar lima jam penanganan.
“Kami bersama BPBD dan PLN melakukan penanganan semalaman. Dalam waktu sekitar lima jam, jalur yang sempat terputus berhasil dibuka kembali sehingga mobilitas masyarakat dapat berjalan normal,” jelasnya.
Selain di Subah, kejadian pohon tumbang juga terjadi di wilayah Gringsing. Di daerah tersebut terdapat dua pohon tumbang dan dua tiang listrik roboh yang juga mengakibatkan satu korban jiwa.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Wawan Nurdiansyah menyebutkan bahwa dampak cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di dua wilayah tersebut, tetapi juga dirasakan di sejumlah kecamatan lainnya. “Secara keseluruhan ada sekitar 10 kecamatan yang terdampak dari wilayah barat hingga timur Batang. Namun yang paling parah memang di wilayah Subah karena banyak pohon jati besar tumbang dan menutup akses jalan nasional,” katanya.
Ia menjelaskan, fokus penanganan awal dilakukan di jalur Pantura Subah karena merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Setelah proses pembersihan dilakukan, arus lalu lintas di jalur tersebut kini telah kembali normal.
Meski demikian, BPBD masih melakukan pembersihan sisa material pohon tumbang serta pendataan dampak bencana di sejumlah wilayah. “Hari ini tim BPBD diterjunkan untuk melakukan asesmen dan memvalidasi laporan dari 10 kecamatan yang terdampak,” tambahnya.
Pihak kepolisian dan BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan berpotensi menimbulkan kejadian serupa.