Ki Ageng Selo, Sang Penangkap Petir Dan Perintis Kesultanan Mataram Jawa

Like dan Bagikan

Kisah Ki Ageng Selo, Leluhur Kasultanan Mataram Jawa Yang Menangkap Petir

Untuk sebagian besar masyarakat di bumi Grobogan khususnya, pastilah mengenal nama besar Ki Ageng Selo sebagai salah satu leluhur dan tokoh spiriual agama islam yang dihormati semua kalangan masyarakat jawa. Bahkan beliau adalah salah satu perintis berdirinya kasultanan mataram dipulau jawa. Semua raja – raja mataram, keturunan dan abdi dalem kerajaan, hingga kini masih berziarah kemakam beliau yang terletak di desa Selo, kecamatan Tawangharjo – kabupaten Grobogan

Ki Ageng Selo

Sosok Ki Ageng Selo adalah salah satu santri dari Sunan Kalijaga, dan kemudian merupakan guru besar Jaka Tingkir, sang pendiri Kesultanan Pajang. Salah satu kisah legenda beliau yang cukup terkenal yang hingga kini begitu lekat dengan banyak masyarakat Indonesia adalah Kala Ki Ageng Selo berhasil menangkap petir dalam wujud nyata. Kisah ini begitu terkenal hingga seantero tanah Jawa, yang kala itu berada dalam pemerintahan kasultanan Demak Bintara. terdapat mitos yang masih terpelihara hingga kini, yaitu jika masyarakat setempat mendengar bunyi petir yang dasyat dimanapun berada, pastilah akan berucap “aku putune mbah Ki Ageng Selo!” (aku cucunya ki ageng selo) dengan harapan bunyi petir akan lebih tenang dan tidak menyambarnya.

Sebagai tanda bahwa Ki Ageng Selo adalah seorang leluhur kasultanan jawa yang sakti hingga mampu menangkap petir, maka kini kita dapat menjumpai pada pintu masuk Masjid Agung Demak yang dihiasi ukiran petir dalam wujud nyata berupa tanaman yang berkepala binatang seram bergigi tajam, kemudian pintu masuk Masjid Agung Demak ini disebut sebagai “Lawang Bledek” dalam bahasa jawa, yang berarti “Pintu Petir”. Peninggalan Ki Ageng Selo yang lain adalah syair macapat “Pepali Ki Ageng Selo” yang berisi ajaran nilai – nilai moral kearifan lokal yang luhur.

Ki Ageng Selo

Makam Ki Ageng Selo Sebagai Situs Religius Yang Penting Di Kabupaten Grobogan

Makam Ki Ageng Selo yang terletak dijantung desa Selo hingga kini terus dilestarikan oleh pemerintah daerah setempat, mengingat punden ini termasuk sebagai leluhur para raja – raja mataram di tanah jawa. Makam ini sejak dahulu juga sering dikunjungi oleh masyarakat sekitar dan luar daerah untuk ber-ziarah, khususnya para keturunan raja dan abdi dalem kerajaan.

Ki Ageng Selo

Sebagai wujud nyata upaya pelestarian makam Ki Ageng Selo, kini pemerintah daerah telah memperbaiki semua fasilitas pendukung disekitar makam Ki Ageng Selo sehingga para peziarah akan dengan nyaman melakukan aktifitasnya. Akses jalan masuk juga telah diperbaiki, disertai tanda – tanda jalan yang terlihat jelas pada setiap persimpangan agar para pe-ziarah dari luar daerah tidak mudah kesasar.

 

Berita Populer:


Like dan Bagikan

Tinggalkan Balasan