Swike Sebagai Kelebihan Usaha Wisata Kuliner Di Purwodadi

Like dan Bagikan

Usaha Swike Sebagai Kelebihan Wisata Kuliner Di Purwodadi – Grobogan

Swike atau Swikee adalah kreasi hidangan yang berasal dari orang – orang Tionghoa Indonesia, hidangan ini berbahan dasar paha katak hijau (Frog Legs). Umumnya hidangan khas kota Purwodadi ini disajikan dalam bentuk sup, digoreng kering, ataupun ditumis dengan minyak sayur ditambah kecap.

Swikee Khas Purwodadi

Kota Purwodadi yang telah terkenal sebagai kota swike, sudah sepantasnya menjadikan masakan dari kodok ini sebagai ikon wisata kuliner yang sangat potensial di kabupaten Grobogan. Aslinya hidangan Swike khas kota Purwodadi ini asalnya adalah kreasi masakan orang Tionghoa yang tinggal di Purwodadi sejak jaman Belanda. Itulah mengapa Swike khas Purwodadi sangat terkenal

Bumbu masakan swikee ini mirip dengan masakan Tionghoa lainnya, yaitu bawang putih, jahe, dan tauco, garam, dan lada. Kemudian dihidangkan bersama dengan taburan bawang putih goreng, serta daun seledri di atasnya, swike disajikan bersama sepiring nasi putih.

Usaha Swike Sebagai Wisata Kuliner Di Purwodadi Sudah Terkenal Sejak 1901

Rasa dan tekstur masakan swike khas Purwodadi, menurut sebagian orang adalah perpaduan antara daging ayam dan ikan. Bagian tubuh kodok yang dijadikan swike pada umumnya adalah paha (orang bule menyebutnya Frog Legs), namun kulitnya dapat dibuat kripik kulit. Kreasi masakan swike lainnya ialah “pepes kodok”, cara memasaknya adalah beberapa paha kodok dimasak dengan dilumuri bumbu dan dibungkus dengan daun pisang. Setelah itu bungkusan tersebut dibakar diatas bara api

Swikee Asli Purwodadi

Wisata kuliner swike di Purwodadi ini ternyata sudah terkenal sejak tahun 1901, merupakan sebuah prestasi yang membanggakan. Semakin ramainya usaha swikee di kota Purwodadi ini, juga didukung dengan banyaknya para pencari kodok atau katak hijau di daerah Grobogan. Tak pelak, usaha hidangan Frog Legs macam swike ini membuat harga kodok hasil buruan menjadi mahal

Sebenarnya Selain di Purwodadi, kuliner swike juga dapat ditemukan di berbagai kota di Indonesia, seperti di DKI Jakarta, kota Bandung, Yogja, Semarang hingga Surabaya. Namun uniknya rumah makan yang menjadikan swike sebagai menu utama, tetap menyebut sebagai restoran asli “Swike Purwodadi”. Mungkin inilah keunggulan dari usaha swike di Purwodadi

Wisata Di Purwodadi

Sebenarnya untuk memenuhi kebutuhan akan kodok sebagai bahan utama swikee ini tidak harus selalu memburu hewan air ini di alam liar, namun kita dapat memenuhinya dengan cara beternak kodok. Perlu diketahui bahwa Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor kaki kodok terbesar di dunia, yaitu sekitar 5000 ton daging kodok (Frog Legs) per tahunnya. Kebanyakan untuk memenuhi permintaan dari negara – negara Eropa seperti Perancis, Belgia, dan Luksemburg.

Oleh sebab itu jika ada usaha peternakan kodok sangat prospektif sekarang ini ada di kabupaten Grobogan, karena bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sebagai bahan baku usaha dan wisata kuliner swikee di Purwodadi saja. Namun juga pasar daging kodok didunia.

Berita Populer:


Like dan Bagikan

Tinggalkan Balasan