oleh

Sabdha Langit Production Jawab Tantangan Lewat Kreasi EO dan Rumah Produksi

Sabdha Langit Production Menjawab Tantangan Lewat Kreasi EO dan Rumah Produksi

Pagelaran pameran expo kreatif beberapa waktu lalu tidak membuat Andreas Nugroho puas begitu saja. Pria yang kerap dipanggil Andreas ini melanjutkan kreativitasnya dengan membuat film dokumenter. Film dokumenter ini dibuat dibawah naungan Sabdha Langit Production.

Sabdha Langit Production

“Sebenarnya Sabdha Langit ini sudah dirintis sejak tahun 2014, sebagai wahana pengembangan kreativitas yang ada di Kabupaten Grobogan ini. Baru pada tahun 2017 ini, Sabdha Langit sudah dilegalkan secara hukum dan berbentuk CV yang dibawahnya ada dua sub sektor yakni Sabdha Langit Event Organizer (EO) dan Sabdha Langit Production,” kata pria yang juga pendiri Yayasan Bakti Indonesia ini.

Sabdha Langit Production

Jika pada pameran ekonomi kreatif lalu, Andreas bekerja sama dengan Bagian Perekonomian Setda melalui sub sektor EO Sabdha Langit, kali ini Andreas bekerja sama dengan Desa Bandungsari Kecamatan Ngaringan di bawah Sabdha Langit Production.

“Tim kreatif Kamo membuat video dokumenter ini sebenarnya untuk diperlombakan dalam sebuah ajang film dokumenter. Mengapa pilihannya pada desa Bandungsari? Karena kami melihat desa Bandungsari baru saja memperoleh penghargaan sebagai desa yang sukses menggunakan dana transfer pemerintah pusat dan dana desa untuk kepentingan masyarakat. Dalam hal ini, desa Bandungsari mewakili Pemkab Grobogan,” jelas pria berzodiak Leo ini.

Sabdha Langit Production

Diakuinya, banyak pengalaman yang tidak terlupakan sepanjang membuat video ini. “Kelucuan-kelucuan selama pembuatan video ini banyak. Seperti pada saat masyarakat diminta sadar kamera agar terlihat jelas, tapi malah justru lari. Pas ditanya kenapa lari, mereka jawab malu lihat kamera.

Terus semakin banyak masyarakat yang ikut menonton, kami sering take berulang kali. Tapi di luar itu, kami sangat berterima kasih dengan masyarakat Bandungsari yang ikut berpartisipasi di video ini,” katanya.

Sabdha Langit Production

Pemberian nama Sabdha Langit sendiri ada filosofinya. Dituturkan Andreas, ia terinspirasi dengan talentanya yang dimiliki saat ini berasal dari Tuhan. “Filosofi nama Sabdha Langit ini saya ambil atas dasar pemikiran bahwa talenta itu adalah karunia Tuhan. Biarkan setiap karya kita itu bukanlah atas dasar kita hebat, melainkan hanya karena sebuah karunia dr “Langit” yg harus kita syukuri dan kembangkan,” katanya.

Sabdha Langit Production

Kedepannya, Andreas ingin terus berkarya mewujudkan Grobogan lebih maju lagi terutama dalam setiap pelaksanaan event-event di Kabupaten Grobogan ini. “Selama ini banyak event digelar digrobogan namun EO dr luar kota. Atas dasar itulah sy melihat ini peluang utk putra daerah bergerak. Putra daerah harus menjadi tuan di atas tanah kelahiran sendiri. Untuk itulah Sabdha Langit lahir menjawab tantangan yakni dapat membuktikan bahwa kita pun bisa menggelar event-event di Grobogan tercinta ini,” pungkasnya

Sabdha Langit Production Sabdha Langit Production  Sabdha Langit Production

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru