Korban Lakalantas Mengerikan Engkel vs Mio, Mendapatkan Santunan Jasa Raharja

Like dan Bagikan

Jasa Raharja Berikan Santunan Pada Korban Kecelakaan Wolo

Kecelakaan lalulintas mengerikan yang terjadi di desa Wolo, Penawangan beberapa waktu lalu yang mengakibatkan tiga korban meninggal dunia. Ketiga korban tersebut mendapatkan santunan yang langsung diserahkan pada ahli waris korban. Penyerahan santunan tersebut dilakukan di balai desa Sambung, kecamatan Godong, Rabu (9/1) lalu. Plt Kacab Jasa Raharja Jateng, Abubakar Aljufri menyerahkan langsung didampingi Kabag Sumda Polres Grobogan, Kompol Budi Yuwono, Kades Sambung Nuryanto, serta jajaran Muspika Godong.

Santunan Jasa Raharja
SANTUNAN: Ahli waris korban meninggal mendapatkan santuan 50 juta dari Jasa Raharja di Balai Desa Sambung Selasa ( 9/1/2018)

15 Korban Kecelakaan Maut Dapat Santunan dari Jasa Raharja

Para penumpang truk yang menjadi korban kecelakaan maut di Desa Wolo, Kecamatan Penawangan mendapat santunan dari PT Jasa Raharja, Selasa (9/1). Penyerahan santunan pada keluarga korban kecelakaan dilakukan Plt Kepala Cabang PT Jasa Raharja Jawa Tengah Abubakar Aljufri di balai Desa Sambung, Kecamatan Godong. Acara penyerahan santunan juga dihadiri Kabag Sumda Polres Grobogan Kompol Budi Yuwono, Kepala Desa Nuryanto dan jajaran Muspika Godong. ““Seluruh korban terjamin Jasa Raharja dalam lingkup UU No. 34 Tahun 1964. Santunan yang diberikan senilai Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia. Sedangkan untuk santunan korban luka-luka maksimal Rp 20 juta. Santunan sudah kita transfer ke rekening ahli waris masing-masing,” jelas Abubakar.

Untuk para korban luka-luka, pihaknya menerbitkan surat jaminan kepada RS Panti Rahayu, tempat para korban dirawat. Dikatakan juga, bantuan dari negara yang disalurkan melalui Jasa Raharja tersebut bisa dimanfaatkan untuk korban. “Sekali lagi ucapan duka cita. Utuh tidak ada potongan bisa ringankan beban bagi keluarga yang ditinggalkan. Santunan bisa dimanfaatkan dan maksimalkan,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Godong AKP Dedy Setyanto meminta kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum kecamatan Godong agar belajar dari kasus kecelakaan maut yang merenggut nyawa 3 orang dan 12 lainnya luka parah di desa Wolo, kecamatan Penawangan, Selasa (8/1/2018) kemarin. “Saya atas nama jajaran Polsek Godong dan pribadi mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya para korban dalam kecelakaan kemarin. Ke depannya semoga tidak terjadi peristiwa seperti ini lagi,” katanya.

Seperti yang diberitakan beberapa media, sebuah truk engkel bermuatan masyarakat desa Sambung, Godong yang hendak membesuk tetangganya di sebuah klinik di desa Ngeluk. Belum sampai lokasi, truk yang dikemudikan Sugiyarto ini oleng saat menghindari SPM matik yang dikendarai Candra. Akhirnya, tabrakan tersebut tidak terhindarkan. Para korban bergelimpangan seketika dan  langsung dievakuasi ke RS Panti Rahayu Purwodadi. Tiga orang meninggal dunia, yakni Supiah, Suwardi dan Suharto. Sedangkan 12 lainnya luka parah menjalani perawatan.

 

 

 

 

Berita Populer:


Like dan Bagikan

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan