oleh

Panen Raya Grobogan 2018 Dihadiri Menteri Pertanian RI

-SOSIAL-506 views

Menteri Pertanian Datang, THL Minta Diangkat Jadi PNS

Grobogannews | Para anggota THL (tenaga harian lepas) bidang pertanian mengajukan keinginannya untuk diangkat PNS. Hal itu dinyatakan langsung oleh para THL yang diwakili Suparno. Sehari-harinya ia dan teman-temannya bekerja mendampingi para petani dalam masa tanam dan masa panen di desa Menduran kecamatan Brati. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman pun menanggapi santai. “Yang penting bekerja dulu ya, Pak. Saya saja jadi THL bisa diangkat PNS butuh waktu yang lama lho, Pak. Kalau setiap hari bekerja, lupakan hari Sabtu dan Minggu. Kita giatkan panen setiap hari mudah-mudahan terkabul, Pak,” saran Andi.

Kedatangan Andi yang didampingi jajaran Kementerian Pertanian RI, diantaranya Dirjen Pertanian Gatot Sumarjo Irianto untuk panen raya gabah di areal persawahan desa Menduran, kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Selasa (23/1) siang.

Para kelompok tani di desa tersebut menyambut positif kehadiran menteri pertanian era Jokowi-JK ini. Dalam sambutannya, Andi mengatakan produksi gabah yang digiatkan para petani di Menduran ini sangat menggembirakan. Terlebih dengan adanya bantuan bibit, pupuk, dan alsintan yang memang dijanjikan untuk diserahkan kepada para petani. “Apa yang tidak ada di pemerintahan era Jokowi-JK ini. Bantuan bibit, pupuk, dan traktor sudah diberikan kepada para petani. Saya minta para petani harus terapkan kerja, kerja, dan kerja agar hasil panen meningkat,” katanya

Bupati Grobogan Tegas Tolak Impor Beras

Sementara itu, Bupati Grobogan secara tegas juga menolak impor beras. “Impor beras akan menyengsarakan petani. Dalam triwulan pertama tahun 2018 saja, Kabupaten Grobogan mengalami surplus sebesar 194.105 ton. Surplus tidak akan berarti apa-apa jika harga anjlok. Kalau anjlok, pasti akan banyak pesan WA dari para petani,” kata orang nomor satu di Kabupaten Grobogan ini.

Bupati Grobogan menegaskan petani juga bersikap tegas menolak impor beras. “Bulan ini Kecamatan Brati panen padi seluas 627 ha, suara petani adalah suara bupati. Semua petani yang hadir disini secara tegas menolak impor beras,” imbuhnya. Menurut Sri Sumarni jika panen melimpah semua akan terserap oleh Bulog dan aman.

Komentar

Post Terbaru