oleh

Mendekati PilGub, KPUD Grobogan Tertibkan APK Ilegal

Penertiban APK Illegal Oleh KPU melibatkan Panwaslu dan Satpol PP Kab Grobogan.

Komisi Pemilihan Umum Daerah Grobogan menertibkan alat peraga kampanye (APK) illegal. Hal tersebut dilakukan karena KPU belum mencetak APK legal. “Selama ini KPU belum mencetak APK yang legal. Karena itu, APK illegal harus ditertibkan dan memang dilarang sesuai PKPU No 4 dan Perbaswalu No 12,” papar ketua Panwas KPUD Grobogan, Agus Purnama.

Penertiban APK illegal tersebut dilakukan di berbagai titik di Kota Purwodadi. Antara lain, pertigaan Putat, bundaran Nglejok, Simpang Lima, Tugu Tani, dan Patung Ganesha. APK paslon Gubernur dan Calon Gubernur itu ditertibkan selain belum ada pengumuman resmi dari KPU, juga karena ukuran yang tidak standar dan titik lokasi pemasangan APK belum ditentukan.

KPUD Grobogan Tertibkan APK Ilegal

APK yang ditertibkan berupa baliho, poster, dan spanduk. Utamanya APK untuk Paslon Ganjar Pranowo dan Gus Taj Yasin. Pemasangan APK tersebut dilakukan oleh para pendukung pasangan tersebut. Seperti terlihat umbul-umbul dan baiho besar di depan Kantor DPC PDI-P dan di depan rumah ketua DPC PDI-P, Hj. Sri Sumarni. Penertiban ini dilakukan sebagai upaya tegas yang dilakukan tim Panwas. Ditambahkam Agus, penindakan tegas ini dilakukan karena tidak adanya inisiatif dari tim sukses Paslon tersebut.

Penertiban APK illegal ini melibatkan langsung KPU, Panwas, dan Satpol PP Grobogan. “Kita sudah mengirimkan surat kepada tim sukses. Jika timses mau membantu, kita beri apresiasi,” paparnya. Sebelum adanya penertiban ini, pihaknya sudah melakukan koordinasi langsung dengan tim sukses paslon tersebut. Pembatasan waktu 3 x 24 jam dan habis pada Senin kemarin. “Untuk itu kami serempak melakukan penertiban hari ini di seluruh wilayah di Kabupaten Grobogan. Yang diturunkan hanya APK calon Gubernur, karena masa kampanye Cagub sudah mulai, yang Caleg-kan belum,” tambah Agus.

Komentar

Berita Terbaru