oleh

Bupati Grobogan Keluarkan SK Guru Honorer

Bupati Grobogan Kembali Mengeluarkan SK Guru Honorer Periode 2

Tepatnya pada hari sabtu kemarin tanggal 10 Maret 2018, Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni kembali menyerahkan SK penugasan kepada para guru honorer diwilayah eks kawedanan Manggar. Yaitu kecamatan Godong, Penawangan dan kecamantan Karangrayung. Pada kesempatan tersebut juga diberikan SK bagi guru honorer di wilayah eks Kawedanan Singen Kidul. Keduanya diberikan pada hari yang sama di Pelataran Kantor Kecamatan Godong.

Dalam penyerahan SK penugasan guru honorer tersebut, Bupati Grobogan juga didampingi oleh kepala dinas pendidikan (KaDin) Amin Hidayat MM. SK Penugasan tersebut diserahkan kepada para guru honorer untuk jenjang pendidikan SD dan SMP.

Dikeluarkannya SK penugasan ini sebagai bukti nyata langkah Bupati terhadap perhatiannya kepada para guru honorer dilingkungan kabupaten Grobogan. Dengan rata – rata honor yang diterima oleh para guru wiyata bakti per bulannya disetiap sekolahan Rp 300 ribu yang alokasinya dari dana BOS, menurut Hj Sri Sumarni masih tidak layak.

Dalam pidato singkatnya dalam acara tersebut, sang Bupati Wanita pertama di Kabupaten Grobogan ini akan mengupayakan kelayakan bagi honor yang akan diterima oleh para guru wiyata bakti di setiap sekolah lingkungannya, yang kemudian diiringi tepuk tangan para guru honorer yang hadir.

Sebagai upaya pertama Bupati dalam hal ini, pihaknya telah melakukan pendekatan dan juga sering berkomunikasi dengan Agus Siswanto SSos yang kini mejabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Grobogan,  terkait dengan kenaikan upah atau honor yang akan diterima oleh para guru wiyata bakti.

Pendekatan – pendekatan tersebut kini telah membuahkan hasil dengan telah mendapatkan restu dari semua fraksi di DPRD Grobogan, namun untuk nominal yang akan dikeluarkan memang belum ditentukan secara pasti. Namun Bupati sendiri akan terus mengusahakan tambahan honor tersebut, keinginannya sendiri para guru wiyata bakti dapat memperoleh tambahan pendapatan perbulannya dari pemerintah daerah minimal Rp 200.000,-

Masih kecilnya kenaikan honor tersebut karena tambahan ini merupakan inisiatif sendiri dari pmerintah daerah yang diambil dari APBD. Dikarenakan APBD kabupaten Grobogan yang sebagian besar masih dialokasikan untuk pembangunan berbagai infrastruktur penting, seperti jalan dan lain lain, maka pemerintah daerah belum dapat memberikan kenaikan yang lebih besar kepada para guru magang. Meskipun demikian, Hj Sri Sumarni sangat megharapkan kepada para guru honorer ini untuk tetap loyal dan ikhlas menjalankan tugas disekolah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru