oleh

Mayat Itu Akhirnya Telah Teridentifikasi !

Mayat Yang Ditemukan Di Sungai Lusi Telah Dikenali

Mayat tanpa nama yang ditemukan mengapung di Sungai Lusi, Jumat (27/4/2018) kemarin akhirnya berhasil diidentifikasi. Pihak kepolisian menetapkan mayat tersebut bernama M Zahrul Anam (13), warga desa Sembungharjo, kecamatan Pulokulon, kabupaten Grobogan.

Baca : Lagi, Penemuan Mayat Terapung Di Sungai Lusi

M Zahrul Anam sendiri merupakan santri di sebuah pondok pesantren di desa Kedungrejo, kecamatan Purwodadi. Diungkapkan Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Maryoto, penyebab kematian korban karena tidak bisa berenang. Berawal pada saat korban dan teman-temannya mandi di sungai Lusi yang terletak di dusun Ngrebo, desa Kedungrejo, Kamis (26/4/2017) pukul 09.00.

Diduga aliran air sungai yang deras membuat korban yang tidak bisa berenang ini langsung terseret. Pada waktu yang sama, teman-temannya berupaya menolong tidak membuahkan hasil.

“Identitas korban sudah diketahui. Korban sudah kita serahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bekas penganiayaan. Korban murni meninggal akibat tenggelam,” ungkap Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto pada wartawan, Jumat (27/4/2018).

Seperti yang sudah diberitakan, mayat korban ditemukan sejumlah warga yang sedang memancing ikan di aliran sungai Lusi di Desa Pulongrambe, Kecamatan Tawangharjo.

Jasad Zahrul Anam tersebut tersangkut sampah di sisi selatan sungai yang masuk wilayah Desa Kedungrejo, Kecamatan Purwodadi sekitar pukul 09.30 WIB.

Selanjutnya dilaporkan pada perangkat desa, pihak kepolisian serta BPBD Grobogan. Mendapat informasi, petugas langsung meluncur ke lokasi untuk mengavakuasi mayat.

Proses evakuasi dilakukan dari Desa Mayahan yang lokasinya lebih mudah karena sudah ada jalan cukup lebar. Evakuasi mayat butuh waktu hampir satu jam. Setelah dievakuasi, mayat tanpa identitas akhirnya dikirim ke RSUD guna diidentifikasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru