oleh

Pasar Unggas Nglejok Akan Desain Ulang

Pasar Unggas Nglejok Akan Desain Ulang Untuk Menambah Fasilitas

Bangunan Pasar Unggas Nglejok yang telah selesai pembangunannya empat tahun lalu belum juga ditempati pedagang. Sedianya, pasar yang berlokasi di jalan Bupati Sunarto ini direncanakan untuk pedagang unggas yang selama ini berdagang di Pasar Glendoh. Namun, sampai saat ini bangunan tersebut kini mangkrak karena pedagang belum mau pindah ke lokasi tersebut.

Melihat kondisi itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan berencana mendesain ulang pasar unggas Nglejok ini. Rencananya, pedagang burung di kawasan Jalan Thamrin (GOR Krida Bakti) akan dipindahkan ke pasar unggas Nglejok tersebut. Hal itu dibenarkan Karsono, Ka Disperindag Grobogan. Karsono mengatakan, pasar unggas Nglejok ini akan didesain ulang dengan penambahan 17 unit kios dan arena lomba burung.

Pasar Unggas Nglejok Akan Desain Ulang

”Pembangunan tersebut akan dianggarkan pada perubahan, sehingga bisa langsung ditempati. Saat ini RAB (Rencana Anggaran Biaya) masih proses. Nanti akan kami tambah 17 kios dan dilengkapi tempat untuk lomba burung,” kata Karsono, kemarin.

Pasar unggas ini dibangun berdasarkan alokasi APBD 2014 dengan menghabiskan dana Rp 4,1 Milyar. Sebanyak 16 kios, 77 los, dan 260 los ojokan dibangun dengan APBD ini. Selain itu, pasar ini juga telah dilengkapi tiga unit rumah potong tertutup dan pengolahan limbah. Namun, pasar yang sedianya untuk relokasi pedagang ayam di Pasar Nglendoh ini belum ditempati sampai saat ini.

Pasar tersebut juga dilengkapi tiga unit rumah potong tertutup dan tempat pengolahan limbah. Meski sudah selesai dibangun 2014, hingga kini pasar yang digunakan relokasi pedagang unggas di Pasar Glendoh, Purwodadi, belum ditempati.

Karsono menambahkan, pihaknya sudah melakukan musyawarah dengan paguyuban dan perwakilan pedagang pasar burung di area GOR.

”Mereka sudah sepakat untuk pindah ke sana, namun perlu ada perubahan-perubahan, karena sebelumnya didesain untuk pasar unggas,” ujarnya.

Perubahan rencana ini disebabkan tidak adanya titik temu  para pedagang pasar Glendoh untuk menempati pasar unggas Nglejok ini. Mereka meminta pembangunan pasar unggas di jalan Gajahmada atau dekat  pasar Agro jika harus dipindahkan.

Pengurus paguyuban Pasar Burung Purwodadi, Nardi mengatakan pihaknya sudah mendapatkan sosialisasi dari Disperindag.

”Banyak pedagang tidak mau pindah ke pasar unggas Nglejok. Mereka khawatir kalau jualannya tidak seramai saat ini di kawasan GOR Simpang Lima Purwodadi,” kata Nardi.

Para pedagang pun meminta agar ada penambahan kios dan perubahan konsep di Pasar Unggas Nglejok sesuai dengan kebutuhan mereka yang mayoritas berdagang burung ini.

Seorang pedagang pasar burung, Hadi mengatakan tidak mempersoalkan jika dilakukan relokasi.

“Saya sadar lokasi yang ditempatinya cukup mengganggu karena berada di atas trotoar dan di lingkungan GOR Simpang Lima Purwodadi,” pungkas Hadi.

”Kami sudah siap bisa sewaktu-waktu akan direlokasi untuk penataan kota. Namun, kami minta agar dinas melakukan pendekatan dengan pedagang,” ujarnya.

Tentang Penulis: Reporter Grobogan

Wartawan Grobogannnews yang kredibel, ulet serta berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru