oleh

Pelantikan FK Metra Grobogan

Pelantikan FK Metra Grobogan Disuguhkan Wayang Orang

Suasana berbeda terlihat di Pendopo Kabupaten Grobogan, Selasa (4/4/2018) siang. Dalam rangkaian pelantikan pengurus Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) masa bakti 2018-2023, para tamu undangan disuguhkan atraksi wayang golek Jawa dan wayang orang yang berhasil mengocok perut penonton.

Atraksi yang diainkan oleh sebagian anggota FK Metra Grobogan yang baru saja dilantik itu menceritakan banyak hal positif tentang Kabupaten Grobogan. Parodi Pemerintahan Kabupaten dan juga keseharian masyarakat kecil di depan Bupati Hj. Sri Sumarni beserta jajaran yang hadir.

“Aku iki mung nyambut gawe. Aku mung kerja. Yo biasa yen aku iki nagih sapa wae sing utang lan nulungi sing butuh utangan,” kata pemain yang memainkan lakon tukang kredit. Dialog tersebut dilanjutkan dengan umpatan kekesalan masyarakat yang pinjam uang di tukang kredit tersebut lantaran jumlah pengmbalian yang melebihi peminjaman uang di awal. “Hayo, ndi. Ndang dibayar utange!” teriaknya. Seorang perempuan bertubuh subur yang memainkan lakon PKL pun menyambar, “Dagangan ora laku. Bar dipindah dadi ora payu. Lha piye meh mbayar utangku.”

Pelantikan FK Metra Grobogan

Ungkapan tersebut disambut aplause dan derai tawa Bupati yang saat itu didampingi Ketua DPRD Agus Siswanto SSos, perwakilan dan dari Kodim 0717 Purwodadi, Polres Grobogan dan juga Ketua PA Kabupaten Grobogan.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan era digital saat ini membuat seluruh informasi tidak mutlak diakses melalui teknologi informasi saja. “Saat ini masyarakat mengenal lima media yang menyebarkan informasi, yaitu melalui media massa, media baru, media interpersonal, media luar ruang serta media tradisional,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Grobogan ini.

Dijelaskan juga, FK Metra yang hadir di Kabupaten Grobogan menjadi upaya penyampaian informasi melalui berbagai cara. Salah satunya dengan pertunjukan rakyat seperti tadi. “Dengan begitu secara langsung dapat dimanfaatkan untuk uri-uri kebudayaan bangsa. Kebudayaan bangsa Indonesia sebenarnya memiliki budi pekerti yang luhur. Karena itu, saya mengajak FK Metra agar dapat memberikan informasi yang bijak, serta kegiatan dan rencana pembangunan pemerintah melalui kebudayaan,” papar mantan ketua DPRD Kabupaten Grobogan itu.

Pengukuhan para pengurus FK Metra Grobogan ini ditandai dengan penyerahan bendera Pataka dari Bupati Grobogan kepada Parlan ketua FK Metra Grobogan tahun 2018-2023 disaksikan Ketua FK Metra Jateng FX Sukirno.

“Dengan pelantikan pengurus FK Metra Grobogan tahun 2018-2023 ini saya berharap dapat menjalin komunikasi harmonis dan strategis dengan sesama komunitas, lembaga pemerintahan dan nonpemerintahan serta mampu mewujudkan dan menyuguhkan kearifan lokal untuk menjaga kerangka NKRI,” pungkas Sri Sumarni.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru