oleh

Penyandang Difabel Grobogan Antusias Ikuti Pemilu Juni Nanti

Penyandang Difabel Berhak Jadi Anggota KPPS

Penyandang difabel antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang digerakkan KPUD Grobogan bersama Dinas Sosial Kabupaten Grobogan. Bertempat di RM Sukarasa, Rabu (11/4/2018), mereka ikut kegiatan yang bertema “Gerakan Ayo Memilih, Tolak Politik Uang.”

Dalam acara tersebut diikuti para penyandang difabel terutama tuna daksa yang memiliki kekurangan tidak ada tangan dan kaki. Mereka tampak antusias mendengarkan sosialisasi yang dikemukakan anggota Komisioner KPUD Grobogan, Jati Purnomo.

“Hari ini kegiatannnya yakni sosialisasi Pilgub kepada rekan-rekan dari 19 kecamatan yang menyandang disabilitas. Dulu kegiatan ini dilaksanakan oleh lembaga tertentu, saat ini kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial. Sambutannya positif dari rekan-rekan semuanya. Terbukti sebelum acara dimulai mereka sudah sampai di sini. Mereka sangat kompak,” kata Jati Purnomo.

Diskusi dalam sosialisasi ini terlihat gayeng. Mereka sangat aktif terlibat tanya jawab terkait pelaksanaan Pilgub Jateng yang akan diselenggarakan pertengahan tahun ini. Terutama persiapan aksesbilitas untuk rekan-rekan difabel yang akan ikut kegiatan nyontreng ini. Sementara data dari Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, para difabel di wilayah ini berjumlah 1.853 jiwa. Dengan total jumlah difabel tersebut, KPUD Jawa tengah merancangkan fasilitas untuk mereka.

Penyandang Difabel Grobogan Antusias Ikuti Pemilu Juni Nanti

“Segala persiapan sudah kami lakukan untuk para disabilitas ini. Untuk tuna netra, akan kami fasilitasi dengan adanya tim lead dan yang lain ada bilik suara yang dirancang agar kursi roda bisa masuk,” tambah Jati.
Dalam diskusi ini juga diisi berbagai harapan dari para penyandang disabilitas. Khususnya mereka yang mengharapkan keinginan menjadi anggota KPPS. Oleh Jati, keinginan tersebut dapat dilakukan jika mereka memenuhi persyaratan menjadi anggota KPPS.

“Saya harapkan rekan-rekan difabel memenuhi syarat menjadi KPPS sehingga ada perwakilan dari rekan-rekan difabel di TPS,” ungkap Jati.

Sementara untuk pemasangan APK sudah dilakukan oleh KPUD Grobogan mulai Senin (9/4/2018) kemarin di berbagai titik lokasi di Kota Purwodadi. Untuk daerah pedesaan belum seluruhnya dipasangi APK karena menunggu kiriman dari pemenang tender Jateng.

“Kami berusaha untuk menyusuli itu. Kami dari KPUD Grobogan mencetak alat peraga sosialisasi di setiap desa. Untuk di perkotaan masih ada beberapa yang kita pasang. Kurang untuk baliho di lima titik dan umbul-umbul yang belum dipasang di tiang-tiang sudah kami tentukan lokasinya,” pungkas Jati.

Komentar

Berita Terbaru