oleh

Membanggakan! Pelajar Grobogan Jadi Paskibraka

-TOKOH-751 views

Baru 8 Bulan Ikut Paskupbara, Pelajar Grobogan Masuk Jadi Anggota Paskibraka Nasional Wakili Jateng

Ada kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Grobogan ketika mengetahui seorang pelajar bernama Muhammad Rajif, pelajar kelas X SMAN 1 Purwodadi terpilih menjadi anggota pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional. Tepat tanggal 17 Agustus 2018 nanti, Rajif mewakili Jateng dalam pengibaran sang Saka Merah Putih dalam upacara hari kemerdekaan RI ke 73 di Istana Negara.

Rajif sendiri tidak menyangka dirinya bisa mencapai titik tersebut. Namun, siswa yang mengambil jurusan IPS ini tidak mengingkari bahwa kedisiplinan yang dimilikinya adalah buah dari keberhasilannya saat ini.

Dihubungi Grobogan news, Rajif membeberkan beberapa hal terkait keberhasilannya saat itu.

“Ijinkan saya menjawab, kurang lebih sudah delapan bulan ini saya mengikuti ekstra paskupbara di SMAN 1 Purwodadi. Banyak suka duka yang saya terima selama mengikuti ekstra ini,” ujar pria bernama lengkap Muhammad Rajif Maulana.

Dilahirkan di keluarga yang sederhana, Rajif memilih menjadi anggota Paskubpara ini demi melatih kedisiplinan, tanggung jawab, belajar berorganisasi serta memiliki banyak teman.

“Tentunya dapat menambah pengalaman ketika mengikuti lomba,” ujar Rajif.

Keberhasilan Rajif ini bukan berarti tanpa persiapan. Siswa yang tinggal bersama keluarganya di komplek perumahan RSS Sambak ini mengatakan, persiapan yang dilakukannya dengan mengikuti seleksi Calon Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) tingkat Kabupaten.

Membanggakan! Pelajar Grobogan Jadi Paskibraka

“Sebelumnya saya sudah mempersiapkan fisik, pengetahuan umum, dan pengetahuan paskibraka sebelum mengikuti seleksi Capaska Kabupaten. Kemudian, saya ditunjuk untuk mewakili Kabupaten Grobogan ke tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dari situ, saya mulai menambah latihan fisik saya serta pengetahuan umum dari kakak-kakak senior saya,” ungkap Rajif.

Tentu saja dukungan dari keluarga, teman-teman serta para guru di SMAN 1 Purwodadi membuat Rajif yang saat ini berusia 16 tahun menjadi pribadi yang tidak mudah menyerah dalam usahanya. Hal itu dibenarkan oleh Raihan, pelatih ekstra Paskubpara SMAN 1 Purwodadi.

Dalam wawancara terpisah, Raihan, mengakui senang melihat perkembangan Rajif selama mengikuti ekstrakurikuler tersebut. Bahkan, ketika Rajif mendapatkan kesempatan mewakili Jateng dalam Paskibraka tingkat Nasional, Raihan mengaku bangga.

“Alhamdulillah berkat rahmat Tuhan yang Mahaesa, saya sangat bangga sekali dan bersyukur sekali karena satu anggota Paskubpara SMAN 1 Purwodadi ini dapat mengukir sejarah panjang di kabupaten Grobogan yaitu Muhammad Rajif Maulana, anggota kami terpilih menjadi paskibraka nasional,” ungkap Raihan saat dihubungi Grobogan news.

Menurut Raihan, Rajif mempunyai beberapa aspek yang dipenuhi sebagai anggota Paskibraka.

“Menurut saya, Rajif itu orang yang bekerja keras. Dia tidak pernah mengeluh dalam situasi apapun. Memang sudah menjadi cita-cita dan keinginannya menjadi seorang anggota paskibraka nasional. Oleh karena itu dia memiliki tekad yang kuat serta memiliki semangat untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Dia juga sudah memliki potensi dalam bidang baris berbaris dan fisik yang mendukung,” tambah Raihan.

Pihaknya berharap Rajif terus mengedepankan kerja keras dalam kesempatan ini tetapi tidak perlu mengesampingkan kewajibannya sebagai pelajar.

“Harapan saya buat Rajif, semoga apa yang telah dia capai itu memberikan hikmah dan manfaat. Meskipun Rajif saat ini menjadi yang terbaik untuk Provinsi Jawa Tengah di tingkat nasional nanti, saya berpesan agar Rajif tidak mengesampingkan pendidikan di sekolah, supaya imbang antara pendidikan dam kegiatan yang diikutinya,” pungkas Raihan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Berita Terbaru