oleh

Peresmian Gedung UPK BKAD Kecamatan Grobogan

Resmikan Gedung UPK, Bupati Minta BKAD Terus Berdayakan Masyarakat

Meski program PNPM telah selesai setelah 16 tahun berjalan, namun program ini dinilai punya manfaat bagi tiap kecamatan di Kabupaten Grobogan. Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni saat sambutannya sebelum meresmikan gedung Unit Pelayanan Kegiatan (UPK) BKAD kecamatan Grobogan, Rabu (9/5/2018).

“Program PNPM telah berjalan 16 tahun ini telah menghasilkan banyak karya dan upaya masyarakat dalam membangun berbagai macam sarana dan prasarana dasar yang sangat bermanfaat baik secara langsung maupun tak langsung untuk kesejahteraan dan kemandirian masyarakat,” ungkap Sri Sumarni.

Peresmian Gedung UPK BKAD Kecamatan Grobogan

Dijelaskan juga, selama program PNPM telah bergulir dana Rp 135 Milyar dari 18 kecamatan di Kabupaten Grobogan. “Dengan berakhirnya PNPM, dana yang bergulir ini telah berkembang ini bukan berarti dipergunakan untuk kepentingan pribadi, kelompok. Saya harapkan ini dapat dilanjutkan untuk pemberdayaan dan kemandirian masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai payung hukum, Pemkab Grobogan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) mengambil langkah Perbup No 1 Tahun 2006 tentang kerja sama desa. “Kegiatan pelestarian dilakukan melalui kerjasama antardesa yang dilakukan BKAD setempat,” tambahnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Setda Grobogan serta beberapa kepala OPD se Kabupaten Grobogan juga perwakilan masyarakat kecamatan Grobogan, bupati menyampaikan program baru tentang desa yang telah berjalan tiga tahun ini.

“Untuk percepatan pembangunan dana desa, Pemkab Grobogan memiliki program baru yang telah berjalan tiga tahun terakhir yakni Dana Desa. Alokasi dana desa ini setiap tahunnya naik. Di tahun 2018, alokasi dana desa sebesar Rp 248.195.231.000 untuk 273 desa,” paparnya.

Ibu dari Indri Velawati ini mengatakan dana desa tersebut selama tiga tahun terakhir ini dipergunakan untuk pembangunan fisik seperti talud, jalan, gedung TK dan PAUD. Ke depannya, mantan ketua DPRD Kabupaten Grobogan tersebut meminta agar dana desa lebih diarahkan lagi untuk kegiatan pemberdayaan dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kewirausahaan masyarakat.

“Dengan adanya gedung baru BKAD UPK DAPM ini saya harapkan bisa dimanfaatkan lagi untuk kegiatan UPK. Selain itu, gedung ini juga diharapkan bisa dipergunakan sebagai pusat informasi, pemberdayaan masyarakat dengan berbagai macam pelatihan, akses pasar dan juga jaringan kemitraan,” tambahnya

Komentar

Berita Terbaru