oleh

Bulan Ramadhan, Stok Darah PMI Menipis

-KESEHATAN-204 views

PMI Grobogan Giatkan Berbagai Upaya Demi Menambah Stok Darah

Grobogan-grobogannews.com-Stok darah di kantor PMI Kabupaten Grobogan dilaporkan menipis. Terutama selama bulan Ramadan ini. Kondisi itu terus diperkirakan terjadi sampai dengan H+4 lebaran. Karena itu, PMI Grobogan terus menggiatkan berbagai upaya untuk menambah stok darah.

Hal itu diutarakan langsung oleh Kasi Yansoskesmas PMI Kabupaten Grobogan, Gesit Kristyawan. Gesit sapaan akrabnya mengatakan, pihaknya tetap membuka pelayanan donor darah bagi masyarakat di bulan Ramadan ini. Kegiatan tersebut dilakukan pada malam hari di sejumlah lokasi di Kota Purwodadi dan di beberapa rumah makan. Tidak hanya itu, pelayanan donor darah ini juga dibuka di sejumlah gereja yang ada di Kabupaten Grobogan. Hal ini dikarenakan setitik darah sangat perlu bagi nyawa manusia yang membutuhkan transfusi darah.

“Kami akui saat Ramadan seperti ini memang sedikit kesulitan mendapatkan pendonor. Apalagi banyak warga di kabupaten Grobogan ini menjalankan ibadah puasa. Karena itu, kami tetap membuka pelayanan di malam hari, agar yang Muslim juga tetap bisa mendonorkan darahnya,” ujar Gesit.

Kantor PMI Grobogan

Jumlah ketersediaan kantong darah hingga Selasa (5/6/2018) di PMI Kabupaten Grobogan berjumlah 309 kantong. Dengan rincian masing-masing kantong darah bergolongan A, B, O dan AB. Kantong golongan darah A berjumlah 13 kantong. Sementara golongan darah B sebanyak 170 kantong. Golongan darah O tersedia 87 kantong. Sisanya pada golongan darah AB sebanyak 39 kantong.

“Stok golongan darah A saat ini kurang aman. Kami prediksi pada H+4 ketersediaan darah dapat normal kembali,” papar Gesit.

Gesit mengatakan masyarakat tidak perlu takut untuk mendonorkan darahnya. Selain untuk kegiatan kemanusiaan, donor darah punya banyak manfaat diantaranya mengurangi resiko penyakit jantung dan kanker. Selain itu, dengan mendonorkan darahnya juga membantu pembakaran kalori dan menurunkan kolesterol serta meningkatkan produksi darah. Selain itu, pendonor juga dapat mengetahui kondisi kesehatannya selama tiga bulan berkala.

‘’Mendorongkan darah juga dapat menurunkan kolesterol. Selain itu, pendonor dapat mengetahui kondisi kesehatannya secara berkala tiga bulan sekali. Soalnya, pendonor akan diperiksa kesehatannya lebih dulu,’’ ujar Gesit. (hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru