oleh

Go Internasional, 98 TKA Bekerja Di Grobogan

Dari data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Jateng pada 2017, sebanyak 2119 Tenaga Kerja Asing atau TKA bekerja di wilayah Jawa Tengah. Sejumlah 98 TKA dari data tersebut terdaftar bekerja di Kabupaten Grobogan.

Jumlah tersebut tercatat di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Grobogan. Dari 98 orang tersebut, mayoritas berasal dari negeri tirai bambu, China. Data tersebut disampaikan Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Grobogan Hadi Purmiyanto, kemarin.

’’Dari 98 orang TKA tersebut, hanya 13 orang saja yang hanya bekerja di Kabupaten Grobogan. Sementara lainnya, tak hanya di Grobogan saja, namun juga terkadang bertugas di beberapa wilayah dari cabang yang dimiliki perusahaan tersebut,’’ katanya saat diwawancarai.

Dari catatanya, TKA tersebut bekerja di PT Pungkook, PT Formasa Bag dan PT Semen. Rinciannya, sebanyak 44 orang TKA bekerja di PT Pungkook, 41 orang di PT Semen, dan 13 orang TKA di PT Formasa.

Menurutnya, pajak Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) hanya dikenakan pada mereka yang bekerja di Kabupaten Grobogan saja. Sementara, mereka juga juga bekerja di dua wilayah yang berbeda pengurusan pajak IMTA berada ditingkat lebih tinggi, yakni Pemprov dan Pusat.

‘’Dari 98 TKA, ada 13 TKA dari PT Formosa Bag yang hanya bekerja di Kabupaten Grobogan saja. Mereka sudah memiliki izin bekerja dan masih berlaku sampai saat ini,’’ jelasnya.

Hadi juga menjelaskan, TKA tersebut bekerja di Grobogan menduduki jabatan strategis di perusahaan masing-masing. Jabatan seperti manager, supervisior , atau tenaga ahli di perusahaan tersebut beberapa diserahkan pada TKA.

’’Mereka bekerja sebagai manager. Tidak ada TKA yang bekerja sebagai karyawan atau staff. Kebanyakan TKA tersebut sebagai tenaga ahli di bidangnya masing-masing,’’ ujarnya. (Hana)

Berita Populer:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru