oleh

Kebakaran di Ponpes Sirojuth Tholibin

-PERISTIWA-630 views

Bangunan Kantin Ponpes di Brabo Terbakar Habis Tak Bersisa

Grobogan-grobogannews- Kantin pondok pesantren (Ponpes) Sirojuth Tholibin yang berada di desa Brabo kecamatan Tanggungharjo kondisinya kini rata dengan tanah. Hal itu dikarenakan kantin tersebut telah terbakar, Senin (4/6/2018). Dugaan terbakarnya kantin di lingkungan Ponpes yang kali pertama didirikan Al Maghfurlah Kyai Syamsuri Dahlan itu karena konsleting listrik.

Peristiwa itu terjadi pada pukul 09.30. Adanya kobaran api di kantin tersebut kali pertama diketahui seorang santri bernama Habib Indad (19) warga Wongsonegoro, kabupaten Boyolali. Ketika itu, Habib tengah bangun dari tidurnya kaget melihat kobaran api di dinding kantin. Ia pun berteriak memanggil temannya Ahmad Faiz (21) warga Demak. Keduanya berteriak hingga santri lainnya ikut panik.

“Waktu saya lihat ada dinding kantin sudah terbakar, saya panggil Ahmad Faiz, teman saya. Kami berdua teriak kebakaran.. kebakaran.. Saya dan teman-teman langsung ke lokasi berusaha memadamkan api dengan alat seadanya,” tutur Habib Indad.

Sementara itu pengurus ponpes pun langsung bertindak cepat. Sekretaris ponpes, Aldi Rizki menghubungi petugas damkar kecamatan Karangawen, kabupaten Demak, yang lokasinya terdekat dengan ponpes, untuk meminta pertolongan. Namun, belum sempat mobil damkar sampai ke ponpes tersebut, bangunan kantin pun hangus terbakar.

“Karena api sudah membesar, usaha para santri memadamkan api tersebut tidak berhasil, apalagi barang – barang yang ada di dalam kantin adalah barang yang mudah terbakar. Berbahan kayu dan triplek ketika pihak Damkar datang di lokasi, bangunan kantin sudah habis terbakar,” kata Aldi Rizki saat memberikan keterangannya di Polsek Tanggungharjo.

Adanya kebakaran tersebut, Kapolsek Tanggungharjo AKP Darmono SH melalui Kanit Reskrim Aipda Arif mengatakan peristiwa kebakaran itu sangat cepat sehingga bangunan kantin itu rata dengan tanah alias tak bersisa.

“Api cepat sekali membakar seluruh bangunan kantin beserta isinya, apalagi di dalam kantin banyak sekali barang – barang yang mudah terbakar,” terangnsya, Selasa (5/6/2018).

Ditambahkan juga, akibat kebakaran tersebut kerugian yang dialami Ponpes Sirojuth Tholibin ini diperkirakan mencapai seratus juta rupiah. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Namun kerugian yang dialami Ponpes Sirojuth Tholibin ini diperkirakan sekitar Rp 100 juta.

“Total seluruh kerugian yang dialami Ponpes Sirojuth Tholibin akibat kebakaran itu mencapai Rp 100 juta yang terdiri dari uang tunai yang berada di dalam kantin sebesar Rp 20 juta, serta bangunan kantin yang terbuat dari kayu dan dinding triplek berbentuk limasan dengan ukuran 7 x 12 M, dan barang – barang dagangan yang berada di dalam kantin, berserta alat – alat elektronik lainya. Penyebab kebakaran ini adalah konsleting listrik,” jelasnya. (Hana)

 

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru