oleh

Komitmen PKBM Basmalah Gubug

-PENDIDIKAN-365 views

PKBM Basmalah Gubug Satukan Tekad Berikan Hasil Terbaik Untuk Jawa Tengah

Beberapa waktu lalu, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Basmalah mendapatkan penghargaan sebagai juara pertama di tingkat Provinsi Jawa Tengah dalam kategori bidang pengelolaan. PKBM yang berlokasi di desa Tambakan kecamatan Gubug saat ini sedang mempersiapkan diri untuk mewakili Jawa Tengah pada bulan Juli 2018 mendatang dalam Lomba Karya Nyata GTK-PAUD dan DIKMAS tingkat Nasional.
Penghargaan tersebut diterima Munir, sapaan akrab Misbachul Munir, Kamis (31/5/2018) lalu. Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk melaju ke tingkat nasional pada bulan Juli 2018 mendatang. Menurutnya, persiapan yang dilakukan semakin matang dengan harapan dapat memberikan hasil terbaik untuk Jawa Tengah.

Dikatakan Munir, PKBM Basmalah mengutamakan penerapan model pendidikan yang berkarakter. “Judul dari karya nyata yang kami yatu Bumi Pepali. Bumi Pepali ini merupakan akronim dari strategi pengelolaan PKBM kami yang berarti berkarakter untuk mandiri, untuk penngkatan peserta didik yang berintegritas,” ungkap Munir, Rabu (27/6/2018).

Adanya penghargaan ini, bagi Munir dan kawan-kawannya di PKBM Basmalah dijadikan cambuk agar PKBM yang dipimpinnya untuk lebih maju lagi. “Alhamdulilah penghargaan ini sebagai bukti penerapan model pendidikan berkarakter yang dilakukan di PKBM Basmalah. Dengan adanya penghargaan ini, kami beharap PKBM Basmalah juga dapat diperhatikan pemerintah,” ujarnya.

Menurut Munir, PKBM merupakan satuan pendidikan nonformal yang diprakarasai pembelajaran dari, oleh, dan untuk masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaannya perlu ditata lebih berkarakter. “Pengelolaan PKBM perlu ditata kembali agar lebih berkarakter, responsif, berdaya dan Mandiri serta mempunyai kemitraan dalam melaksanakan fungsinya secara optimal, fleksibel, dan netral,” tambah Munir.

PKBM Basmalah sendiri merupakan PKBM yang melayani pendidikan dengan Program Pendidikan Anak Usia Dini (TPA,KB Permata dan Permata Bangsa), Pendidikan Kesetaraan Paket B (setara SMP) Paket C (Setara SMA), Keaksaraan Dasar, Keaksaraan Usaha Mandiri, Ketrampilan Batik Tulis, Konveksi Seragam Sekolah, Kerajinan Tas talikur. Pengelolaan PKBM yang profesional dan kreatif akan meningkatkan daya saing PKBM selaku pendidikan Non Formal di masyarakat.

Di samping itu, PKBM Basmalah mempergunakan pendelatan dan penanaman pilar karakter yang ditekankan yakni kerja keras, disiplin, tanggung jawab, mandiri dan kreatif. “Dengan prinsip karakter tersebut adanya peningkatan mutu PKBM baik dari Peserta didik, Pendidik, Produk, Kemitranan dan inovasi hasil PKBM,” papar Munir.

Munir berharap komitmen dan kerja kerasnya untuk melaju ke jenjang nasional dapat memperkenalkan PKBM-nya di tingkat nasional. “Harapan bisa memberikan hasil yang terbaik untuk jawa tengah, bisa mengenalkan PKBM di tingkat nasional, penerapan model pendidikan karakter untuk kemandirian dan kemitraan pkbm bisa di aplikasikan di tingkat nasional. Dengan diraihnya juara I tingkat Provinsi Jawa, kami tetap berkomiten dengan strategi membangun karakter peserta didik melaui kemandirian dan kemitraan. Pada bulan Juli nanti kami siap mewakili Jawa Tengah di tingkat Nasional,” pungkasnya. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru