oleh

PKBM Basmalah Gubug Juara I Tingkat Provinsi

Terapkan Bumi Pepali, PKBM Basmalah Gubug Terima Penghargaan I Tingkat Provinsi Jateng

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Basmalah yang berlokasi di desa Tambakan kecamatan Gubug membawa nama harum Kabupaten Grobogan atas prestasinya dalam bidang pengelolaan melalui lomba Karya Nyata Apresiasi GTK-PAUD dan Diknas tingkat Jawa Tengah. Atas prestasi tersebut, PKBM yang dipimpin Misbachul Munir ini meraih juara pertama di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Penghargaan tersebut diterima Munir, sapaan akrab Misbachul Munir, Kamis (31/5/2018) lalu di gedung PP PAUD Dikmas Jawa Tengah. Saat ini pihaknya sedang melakukan persiapan untuk melaju ke tingkat nasional pada bulan Juli 2018 mendatang. Menurutnya, persiapan yang dilakukan semakin matang dengan harapan dapat memberikan hasil terbaik untuk Jawa Tengah.

Dikatakan Munir, PKBM Basmalah mengutamakan penerapan model pendidikan yang berkarakter. “Judul dari karya nyata yang kami yaitu Bumi Pepali. Bumi Pepali ini merupakan akronim dari strategi pengelolaan PKBM kami yang berarti berkarakter untuk mandiri, untuk penngkatan peserta didik yang berintegritas,” ungkap Munir, Rabu (27/6/2018).

Munir pun mengakui, adanya penghargaan ini menjadikan cambuk bagi PKBM yang dipimpinnya untuk lebih maju lagi. “Alhamdulilah penghargaan ini sebagai bukti penerapan model pendidikan berkarakter yang dilakukan di PKBM Basmalah. Dengan adanya penghargaan ini, kami beharap PKBM Basmalah juga dapat diperhatikan pemerintah,” ujarnya.

Sebagai informasi, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai satuan Pendidikan Nonformal merupakan prakarsa pembelajaran dari, oleh, dan untuk masyarakat. Hal itu perlu dibina secara berkesinambungan menuju standar yang mapan. “Pengelolaan PKBM perlu ditata kembali agar lebih berkarakter, responsif, berdaya dan Mandiri serta mempunyai kemitraan dalam melaksanakan fungsinya secara optimal, fleksibel, dan netral,” tambah Munir.

PKBM Basmala sendiri merupakan PKBM yang melayani pendidikan dengan Program Pendidikan Anak Usia Dini (TPA,KB Permata dan Permata Bangsa), Pendidikan Kesetaraan Paket B (setara SMP) Paket C (Setara SMA), Keaksaraan Dasar, Keaksaraan Usaha Mandiri, Ketrampilan Batik Tulis, Konveksi Seragam Sekolah, Kerajinan Tas talikur.

Pengelolaan PKBM yang profesional dan kreatif akan meningkatkan daya saing PKBM selaku pendidikan Non Formal di masyarakat.

“PKBM Basmalah menggunakan pendekatan dan penanaman pilar  karakter yang di tekankan di PKBM Basmalah adalah Kerja Keras, Disiplin, Tanggung Jawab, mandiri, dan Kreatif dengan prinsip karakter tersebut adanya peningkatan mutu PKBM baik dari Peserta didik, Pendidik, Produk, Kemitranan dan inovasi hasil PKBM,” papar Munir.

Pada kegiatan Lomba Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat lalu, PKBM Basmalah mengambil tema membangung Karakter peserta Didik melalui Kemandirian dan kemitraan PKBM yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Tidak disangka, PKBM Basmala meraih juara I pada kategori Pengelola PKBM di tingkat Jawa Tengah.

“Dengan di raihnya juara I tingkat Provinsi Jawa, kami tetap berkomiten dengan strategi membangun karakter peserta didik melaui kemandirian dan kemitraan pada bulan Juli akan mewakili Jawa Tengah di tingkat Nasional,” pungkasnya. (Hana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru