oleh

Razia Daging Pasar Tradisional di Grobogan

-SOSIAL-735 views

Disnakkan Grobogan Temukan Daging Glonggongan dan Busuk Dalam Razia Pasar Godong

 Grobogan-grobogannews.com- Sudah menjadi tradisinya, seluruh harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Tak terkecuali dengan bahan makanan pokok. Guna mengantisipasi kualitas daging, Dinas Peternakan Kabupaten Grobogan menggelar razia daging. Razia tersebut dilakukan di dua pasar tradisional yakni pasar Godong dan pasar Gubug.

Operasi tersebut dilakukan bersama Disperindag, Dinkes, Polres Grobogan dan Satpol PP Kabupaten Grobogan. Dalam rangkaian razia ini, tim gabungan menemukan daging busuk seberat 9,5 kilogram yang masih dijual pedagang di pasar Godong. Daging itu dinyatakan busuk setelah dilakukan uji positif memiliki kandungan kadar air tinggi dan positif bangkai bukan daging segar. Selain menemukan bangkai daging juga ditemukan penjual daging glonggongan seberat 1,4 kilogram dengan kadar air tinggi mencapai 89 persen di lapak atas pasar tersebut. Sementara di pasar Gubug, petugas gabungan tidak menemukan adanya daging busuk maupun daging glonggan seperti halnya yang ditemukan di Pasar Godong.

Kabid Kesehatan Hewan dan Pengolahan Hasil (Kesmavet) DrH Sih Dalmaji membenarkan penemuan daging busuk yang dilakukan tim gabungan dalam razia di Pasar Godong, Selasa (5/6/2018). “Penemuan daging busuk benar adanya berdasarkan hasil razia kami di pasar Godong. Telah di temukan penjualan daging busuk seberat 9,5 kilogram karena usai di uji laboratorium positif kadar airnya tinggi dan positif bangkai, selain itu juga ditemukan daging glonggongan seberat 1,4 kilogram dengan kadar air tinggi hingga mencapai 89 persen. Adapun Kalau yang di Pasar Gubug kami tidak temukan daging busuk atau daging glonggongan seperti halnya di Pasar Godong,” terangnya.

Selanjutnya, seluruh daging hasil razia ini disita dan kemudian dimusnahkan dengan cara melakukan pembakaran.”Kami akan musnahkan semua daging hasil razia dengan cara dibakar, sedangkan sanksi yang di berikan kepada pedagang daging yang nakal akan kami kenakan sanksi administrasi,” imbuhnya.

 

Komentar

Berita Terbaru