oleh

30 Ribu UMKM di Grobogan, DPRD Bojonegoro Beri Apresiasi

DPRD Bojonegoro Ngangsu Kawruh Pengelolaan UMKM di Kabupaten Grobogan

Grobogannews.com | Rupanya kesuksesan beberapa pelaku usaha kecil menengah (UKM) di wilayah Kabupaten Grobogan mendapat apresiasi dari Komisi B DPRD Bojonegoro, Jawa Timur. Hal itu menjadi alasan para wakil rakyat Bojonegoro ingin menyerap ilmu pengelolaan UKM yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Grobogan. Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Koeshariyanto beserta rombongannya melakukan kunjungan kerja ke DPRD Grobogan, Rabu (11/7/2018).

Kedatangannya disambut Sekretaris Komisi B DPRD Grobogan, Suranto serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Grobogan, Agus Supriyanto beserta jajarannya.

Dalam pertemuan itu, Sigit Koeshariyanto mengatakan, UKM saat ini menjadi pilar ekonomi nasional. Hal itu disebabkan dampak ekonominya dapat dirasakan langsung sehingga membuat percepatan kesejahteraan masyarakat.

Kesuksesan beberapa pelaku usaha kecil menengah (UKM) Grobogan mendapat apresiasi dari Komisi B DPRD Bojonegoro. Wakil rakyat dari Bojonegoro itu pun ingin mengetahui tata pengelolaan UKM yang dilakukan pemerintah Grobogan. Itu diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Koeshariyanto, saat kunjungan kerja di DPRD Grobogan, Rabu (11/7).

Dalam kunjungan tersebut, Sigit Koeshariyanto mengajak sesama anggota Komisi B DPRD Bojonegoro dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Agus Supriyanto. Kunjungan tersebut diterima Sekretaris Komisi B DPRD Grobogan Suranto.

Sigit Koeshariyanto mengatakan UKM saat ini menjadi salah satu pilar ekonomi nasional. Sebab, dampak ekonominya dapat dirasakan secara langsung dan membuat percepatan kesejahteraan rakyat. ’’Tentunya harus kami dorong pemerintah dan pelaku UKM ini untuk menjaga komoditas daerah, dan meningkatkan kreatifitas. Akses modal juga perlu diperhatikan untuk mendukung industri kecil dari daerah,’’ katanya.

Pada kesempatan itu juga, Sigit mengungkapkan daya saing yang tinggi di Grobogan akan memacu kreativias dan menjaga komoditas yang ada. Hal inilah yang ingin diadopsi Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk diterapkan di daerah yang dikenal sebagai penghasil Ledre ini.

’’Kami perlu membuat kebijakan-kebijakan khusus yang melekat agar pelaku UKM di Bojonegoro ini terpacu. Yang tidak kalah penting adalah sumber daya manusianya. Ini perlu dipersiapkan lebih matang dengan pelatihan-pelatihan,’’ ujarnya.

Sementara itu,Kepala Bidang Pembinaan UMKM Dinas Koperasi dan UMKM Grobogan Joko Nugroho mengatakan saat ini di Kabupaten Grobogan terdapat sekitar 30 ribu UMKM. Mayoritas pelaku usaha tersebut berfokus di bidang kuliner. ’’Kami punya UMKM di bidang kuliner, usaha batik, dan kerajinan tangan. Jumlahnya sekitar 30 ribu UMKM,’’ katanya.

Di akhir pertemuan, ketua Komisi B DPRD Bojonegoro Sigit Koeshariyanto dan Sekretaris Komisi B DPRD Grobogan Agus Supriyanto saling tukar menukar cinderamata dari daerah khasnya masing-masing. (Hana)

Berita Populer:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru