oleh

Kecelakaan Beruntun Bangjo Putat

-PERISTIWA-871 views

Kurang Perhitungan, Truk Sambar Mobilio dan Ninja

Grobogannews | Perhitungan kecepatan, jarak dan waktu bukan hanya dipraktekan pada pelajaran sekolah saja, namun harus diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari seperti mengemudi kendaraan bermotor. Tujuannya tidak lain untuk memperhitungkan jarak, waktu dan kecepatan berkendara. Namun hal tersebut banyak yang kurang menyadarinya. Karena itu, banyak peristiwa kecelakaan yang dimulai dari kurang hati-hati atau human error.
Seperti yang dilakukan pengemudi truk, Rif’il Basyar. Warga Krembung, Kabupaten Sidoarjo itu diduga kurang memperhitungkan jarak dan kecepatan saat mengemudikan truk bernopol W-8557-UR. Akibatnya, tidak dapat menguasai laju ketika sampai di jalur jalan provinsi, tepatnya di desa Putat, kecamatan Purwodadi. Truk itu pun menabrak Mobilio bernopol K-9025-QF yang dikemudikan Pujiyanto, warga Purwodadi, Kamis (5/7/2018).
Selain menabrak mobil, truk ini juga menyambar motor Kawasaki Ninja bernopol AD-4126-ZM yang dikemudikan Sugiharto warga desa Ngembak, kecamatan Purwodadi. Dua korban yakni Sugiharto dan pemboncengnya, Dwi Utami, mengalami luka berat dan luka ringan sehingga harus dilarikan ke RS Panti Rahayu.
Kasatlantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa melalui Kanit Laka Ipda Candra menjelaskan kronologi tabrakan yang melibatkan tiga KBM tersebut.
“Kronologinya dimulai pada saat truk yang dikemudikan Rif’il Basyar berjalan dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP, tepat didepannya ada KBM Honda Mobilio yang berjalan melambat karena mendekati lampu bangjo Putat. Karena jarak sudah sangat dekat sehingga terjadi tabrakan,” kata Candra saat dihubungi grobogannews.com.
Rupanya truk tersebut bukannya berhenti tapi justru terus berjalan, menyalip mobil yang baru saja ditabraknya. Namun nahas, jarak yang sangat dekat mengakibatkan truk ini menabrak Kawasaki Ninja yang dikemudikan Sugiharto dengan kecepatan sedang.
“Baik pengendara maupun pembonceng daripada SPM Kawasaki Ninja ini menggunakan kelengkapan yakni pakai helm, menyalakan lampu utama. Diduga memang karena jarak sudah dekat sehingga terjadi tabrakan, yang mengakibatkan pengemudi dan pembonceng SPM Kawasaki Ninja mengalami luka-luka kemudian dibawa ke RS. Yakkum (Panti Rahayu-red) Purwodadi,” pungkas Ipda Candra.

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru