oleh

Pengamanan Pengambilan Api Asian Games XVII

295 Personel Polri Amankan Prosesi Pengambilan Api Mrapen Asian Games XVII

Grobogannews.com | Ada pemandangan berbeda saat menjelang pengambilan Api Mrapen Asian Games XVII di sekitar jalan raya Godong-Purwodadi, tepatnya di depan pintu masuk lokasi wisata Api Abadi Mrapen, Rabu (18/7/2018) pagi. Terlihat seorang petugas Satlantas dari Polres Grobogan menyetop sebuah truk yang melintas di jalur tersebut.

“Mau kemana, Pak?” tanya petugas.

Pengemudi truk tersebut menjelaskan bahwa dirinya mengangkut barang pesanan sebuah perusahaan ternama yang berlokasi sebelum pertigaan Godong. Akhirnya petugas memberikan kesempatan truk tersebut melintas. Namun, hal itu tidak berlaku bagi truk lainnya. Mereka yang bertujuan ke arah timur seperti Kota Purwodadi atau Kabupaten Blora diminta untuk memutar dan mengambil jalur pertigaan Mintreng yang tembus menuju pertigaan Godong. Hal tersebut dikarenakan adanya penutupan jalur bagi seluruh kendaraan baik roda dua, roda empat maupun lebih demi kelancaran dan kenyamanan dalam prosesi pengambilan api Asian Games XVII di Mrapen ini.

Dalam pelaksanaan prosesi pengambilan Api Mrapen ini, 295 personel gabungan Polri yang terdiri dari 235 personel dari Polres Grobogan serta 60 personel gabungan dari Polres Demak dan Brimob diterjunkan untuk melakukan pengamanan. Hal tersebut diungkapkan langsung Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq di sela-sela pengamanan prosesi pengambilan Api Mrapen ini.

Pengamanan Api Mrapen

“Ada 295 personel yang diterjunkan dalam pengamanan ini dilanjutkan pada pengawalan sampai di perbatasan barat Kabupaten Grobogan yaitu Tegowanu. Selepas dari kecamatan Tegowanu, perarakan Obor Asian Games ini mendapatkan pengawalan dari Polres Demak sampai ke perbatasan yakni kecamatan Mranggen, begitu seterusnya sampai di Prambanan,” ungkap Kapolres.

Selain pengamanan di area Api Mrapen juga dilakukan pengamanan di sepanjang jalan menuju tempat wisata peninggalan Sunan Kalijaga ini. Pengamanan tersebut dimulai dari Pertigaan Godong ke arah Semarang. Untuk pengguna jalan yang akan menuju ke Semarang dialihkan melewati Demak atau dialihkan sejak dari pertigaan menuju Karangrayung untuk selanjutnya diarahkan menuju ke arah Jeketro, kecamatan Gubug.

Begitu juga sebaliknya, kendaraan yang akan menuju ke Purwodadi atau Blora dialihkan dari pertigaan Kemiri menuju Jeketro dan dilanjutkan menuju ke arah Sambung, kecamatan Godong. Atau dari pertigaan Mintreng diarahkan menuju ke Demak yang tembus ke pertigaan Godong. Hal itu diberlakukan sejak pukul 08.00 hingga berakhirnya prosesi pengambilan Api Mrapen.

Namun, dari pantauan grobogannews.com di lapangan terlihat sebagian KBM mencari jalur alternatif yakni melewati jalan R. Suprapto, Godong atau tepatnya di belakang pasar Godong yang tembus ke pertigaan Bugel ini. Hal ini menyebabkan arus di sekitar jalur tersebut terlihat lebih padat dari hari biasanya.

“Karena jalannya ditutup terpaksa lewat sini lha wong rumah saya di Ketitang sana, masak ya harus muter jauh,” ungkap Andik, pengendara motor yang melintas di jalur tersebut. (hana)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru