oleh

Prosesi Pengambilan Api Asian Games XVII

Tari Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari Warnai Prosesi Pengambilan Api Asian Games

Grobogannews.com | Nuansa kental dengan budaya Indonesia terlihat pada pelaksanaan prosesi pengambilan Api Asian Games ke XVII di kompleks Api Abadi Mrapen, Godong (Rabu (18/7/2018). Pasalnya, dalam prosesi pengambilan Api Mrapen ini diiringi dengan tari Jaka Tarub dan Tujuh Bidadari yang merupakan cerita rakyat dari daerah Kabupaten Grobogan. Dalam tarian tersebut,tujuh bidadari ini diperankan oleh tujuh Putri Indonesia. Tampak Putri Pariwisata Ika Fiyonda Putri, yang mengenakan pakaian adat khas Jawa Tengah menerima Api Mrapen dari Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani usai diambil dari sumbernya untuk dimasukkan ke dalam inner box yang dibawanya.

Prosesi Api Mrapen

Dalam sambutannya Menko PMK Puan Maharani mengatakan tahun ini, Indonesia sebagai tuan rumah Asian Games yang kedua. “Ini adalah kali kedua Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games. Kali pertama, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962 atau 56 tahun yang lalu. Dan ini adalah sejarah yang terulang. Obor dari Api Abadi Mrapen ini nantinya akan diarak ke Prambanan untuk dipadukan dengan obor dari api yang sudah diambil dari Negara India,” kata Puan.

Selain dihadiri Menko PMK Puan Maharani, kegiatan ini juga dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo beserta jajaran Forkopimda Jawa Tengah, ketua INASGOC Erick Thohir, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Djoko Udjianto, Wakapolri Komjen Pol Syarifuddin, Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni beserta jajarannya serta Bupati Demak HM Natsir.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tamu dan rombongan di Kabupaten Grobogan ini. “Selamat datang di kabupaten Grobogan. Api Abadi Mrapen ini sudah terkenal, terbukti beberapa event besar mengambil apinya dari sini, baik dalam penyelenggaraan event olahraga maupun upacara keagamaan,” ucap Ganjar Pranowo seraya mempromosikan Api Abadi Mrapen, satu dari sekian tempat wisata yang ada di Kabupaten Grobogan.

Ditambahkan Ganjar, simbol api ini diharapkan menjadi semangat yang tidak pernah padam. “Semoga simbol api ini dapat memberikan semangat seperti bara api Mrapen yang tak pernah padam. Asian Games nanti juga harus semarak dan sukses. Jangan sampai kalah dengan piala dunia di Rusia kemarin,” ungkapnya.

Setelah prosesi pengambilan api abadi Mrapen, api kemudian dimasukkan ke tempat penyimpanan inner box oleh Menko PMK Puan Maharani untuk selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Dari Ganjar Pranowo, api diserahkan kepada mantan atlet tenis peraih empat medali emas Asian Games, Yustedjo Tarik. Selanjutnya, obor tersebut diarak menuju Candi Prambanan, DIY. (Hana)

Komentar

Post Terbaru