oleh

Proyek Dinas PUPR Sudah Dilelangkan

-SOSIAL-410 views

Rekanan Peserta Lelang Dalam Tahap Seleksi

Dua proyek yang menjadi sorotan publik, drainase Alun-alun Purwodadi dan Trotoar Jalan R Soeprapto Purwodadi dalam tahap pelelangan yang dilaksanakan Dinas PUPR Kabupaten Grobogan. Beberapa rekanan yang mengikuti proses lelang kini mulai diseleksi tim.

’’Semua proyek pekerjaan di Dinas PUPR sudah dilelangkan, termasuk drainase Alun-alun Purwodadi dan revitalisasi trotoar Jalan R Soeprapto dan Penataan Drainase Alun-alun Purwodadi. Saat ini masih evaluasi calon pemenang,’’ kata Ka Dinas PUPR Subiyono, kemarin.

Subiyono menambahkan, jika proses seleksi ini berjalan dengan lancar, pertengahan Juli nanti bisa dilaksanakan penekenan kontrak. “Dengan begitu pengerjaan bisa dilakukan sesegera mungkin. ’’Kami harap prosesnya berjalan lancar,’’ imbuhnya.

Subiyono mengatakan, proyek penataan drainase Alun-alun Purwodadi dianggarkan dari APBD sebesar Rp 2 Miliar. Drainase Alun-alun Purwodadi selama ini menjadi sorotan publik. Pasalnya, tiap kali hujan deras, jalanan di Alun-alun Purwodadi selalu tergenang air dengan tinggi sekitar 30-40 cm.

Adanya penataan tersebut diharapkan Alun-alun Purwodadi tidak lagi tergenang saat hujan deras. Disamping itu, pengendara yang melalui jalanan di Alun-alun Purwodadi pun tidak terganggu. PKL di Alun-alun Purwodadi pun juga tak kehilangan pelanggannya saat hujan.

Trotoar Jalan R. Suprapto Dianggarkan Dengan Bantuan Provinsi

Sementara itu, revitalisasi trotoar Jalan R Soeparpto menggunakan anggaran Bantuan Provinsi (Banprov) senilai Rp 8,5 miliar. Dalam pengerjaannya nant tidak akan menggunakan paving. Rencananya, batu alam dijadikan bahan untuk membangun trotoar. Tidak lagi menggunakan paving seperti yang terlihat saat ini.

Jalan R Soeprapto

Pohon peneduh jenis angsana akan tetap dipertahankan. Untuk mengendalikan akarnya, pihaknya menggunakan teknik betonisasi agar tidak merusak trotoar. Sebagai informasi, pohon yang ditanam sekitar 1981 itu menjadi identitas Jalan R Soeprapto dan jadi andalan untuk penilaian adipura.

’’Kami sudah siapkan langkah untuk mengendalikan pertumbuhan akar pohon dengan cara dibeton. Namun, jika ada pohon yang mengganggu pemasangan kanstin, terpaksa akan kami tebang,’’ jelasnya.

Kondisi trotoar di sepanjang jalan R Soeprapto saat ini selain rusak, di beberapa bagian mulai ditumbuhi rumput liar. Bahkan, ada bagian yang sudah lama terlapisi minyak hingga hitam pekat.

Setiap harinya, pada pukul 16.0-24.00, trotoar ini biasanya digunakan pedagang kaki lima berjualan dagangannya. Tidak hanya kuliner, jasa perbengkelan juga ada di sekitar jalur tersebut. Di beberapa tempat lainnya digunakan parkir pertokoan.

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru