oleh

Proyek Revitalisasi Simpang Lima

-LAIN-LAIN-456 views

Proyek Revitalisasi Simpang Lima Sudah Masuki Tahap Lelang

Grobogannews.com | Proyek revitalisasi Simpang Lima Purwodadi sudah Proyek revitalisasi Simpang Lima Purwodadi sudah memasuki tahap lelang. Reitalisasi lokasi ikon Kota Purwodadi ini dianggarkan Rp 4.890.540.000. Hal tersebut dikatakan langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan, Nugroho Agus Prastowo, Rabu (11/7/2018).
Ia berharap dalam tahap lelang ini segera mendapatkan pemenang lelang. ’’Saat ini sudah naik lelang. Semoga segera didapatkan pemenang lelangnya. Karena itu, Simpang Lima Purwodadi yang baru dapat dimanfaatkan masyarakat,’’ katanya.
Nugroho mengatakan, jika sudah mendapatkan pemenang lelang secara cepat, diperkirakan proyek tersebu dapat berakhir di penghujung tahun 2018. Nantinya, Simpang lima akan di desain berkonsep taman dalam, pedestrian taman, drainase dengan sistem U-Ditch. Selain itu, rencananya akan dibangun patung presiden RI Soekarno disamping tower air yang berdiri sejak 1981 dan selama ini menjadi ikon Kota Purwodadi.
’’Ikon menara air tetap dipertahankan dengan ditambah patung Presiden pertama RI, Soekarno. Di sekitarnya juga ada kolam untuk mempercantik taman dan patung tersebut,’’ tambahnya.
Selain konsep tersebut, jalur lambat dan taman median yang ada di seputaran Simpang Lima yan selama ini berdiri akan dihilangkan. Hal ini membuat jalan tersebut akan menjadi satu jalur saja. Sementara itu, ketinggan Simpang Lima Purwodadi akan ditaah sekitar 80 cm – 1 meter.
Adanya peninggian ini dimaksudkan agar PKL tidak lagi berjualan di sekitar Simpang Lima. Hal ini diadopsi dari Simpang Lima Semarang yang sudah ditinggikan dan bebas PKL.
’’Kami harap kedepannya bisa lebih nyaman digunakan untuk aktivitas olahraga, rekreasi, maupun edukasi bagi warga. Simpang Lima Purwodadi nantinya akan steril dengan kegiatan yang mendatangkan keramaian. Bahkan tak boleh digunakan untuk upacara,” jelasnya.
Ditambahkan juga, pembenahan Simpang Lima Purwodadi dilakukan secara bertahap. Pada tahap pertama akan dikerjakan taman dalam dan luar, pedestrian taman, dan drainase U-ditch.
’’Drainase akan dikerjakan lebih awal, mengingat daerah tersebut sering kali tergenangi air. Ini juga menjadi tahap pertama agar taman di Simpang Lima Purwodadi tidak tergenang saat sudah jadi pembangunannya,’’ ujarnya. (Hana)

Berita Populer:

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru