oleh

Salut ! Tukang Becak Asal Bendo Naik Haji

-BERITA, TOKOH-467 views

Pasangan Ini Menabung Selama 40 Tahun Dari Hasil Mengayuh Becak

Grobogannews | Impian kakek Mashuri (62) yang diidam-idamkan selama ini, akhirnya terwujud juga. Kakek yang tinggal di dusun Bendo RT 4 RW 3 Getasrejo ini meraih impiannya dengan perjuangan panjang. Segala halangan dan rintangan mampu dilaluinya meski hanya sebagai tukang becak yang penghasilannya tidak pernah menentu setiap harinya. Tinggal menunggu waktu, ia bersama istrinya, Siti Patimah (59) akan berangkat menjadi tamu Allah dalam ibadah haji 2018 ini.

Selama 40 tahun lamanya, pasangan kakek nenek ini menabung dari hasil mengayuh becak. Berkat tekad dan kegigihannya dalam bekerja keras, mereka pun akhirnya dapat mendaftarkan haji di tahun 2011 lalu. Meski keduanya sudah berusia senja, namun tidak menyurutkan niatnya melaksanakan ibadah haji tahun ini. Keduanya akan berangkat bersama dengan rombongan calon jemaah haji asal Grobogan kloter 75.

Tukang Becak Asal Getasrejo Naik Haji

“Saya jadi tukang becak sudah berpuluh-puluh tahun. Sejak masih muda, uang yang saya dapat, saya kumpulkan. Saya belikan sapi untuk diternak. Kemudian saya pelihara. Tahun 2011, sapi itu saya jual. Saat itu, harga seekor sapi saat itu masih bagus. Saya jual sapi-sapinya kemudian untuk mendaftar haji bersama istrinya,” ungkap Mashuri, yang diamini istrinya.

Selama ini keduanya memang dikenal mempunyai semangat hidup yang kuat. Sebagai bukti, Mashuri mengajak istrinya mempersiapkan banyak hal untuk berangkat ke Tanah Suci nanti. Terutama persiapan kesehatan fisik dan mental.

Cita-cita luhur pasangan Kakek Mashuri dan Siti Patimah ini menjadi inspirasi bagi anak-anaknya. Menurut mereka, kedua orang tuanya memiliki sifat keiklasan dan semangat hidup yang kuat sehingga menjadikannya teladan bagi anak-anaknya. Sebagai bentuk perhatian kepada Mashuri dan Siti Patimah, anak-anaknya membantu mempersiapkan semua kebutuhan yang akan dibawa keduanya ke Tanah Suci nanti.

Saat ini, Mashuri dan Siti Patimah mempersiapkan kesehatan isik dan bekal yang akan dibawa saat menunaikan ibadah haji. Terutama persiapan fisik dan mental mengingat mereka termasuk peserta haji berusia lanjut. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru