oleh

Apresiasi Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA)

-PENDIDIKAN-203 views

Sekda Apresiasi Penyaluran Bantuan GNOTA Mandiri

Sekda Kabupaten Grobogan Moch Soemarsono mengatakan, jika dilihat dari data pendidikan di Kabupaten Grobogan, beberapa tahun ini sudah menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun. “Angka partisipasi kasar (APK) pendidikan SMP/sederajat sudah mencapai 95 persen lebih. Namun, apabila dilihat angka berat, bagaimana misalnua 10 PNS menjadi orang tua asuh untuk satu anak, maka akan dapat membantu sekurang-kurangnya 1.000 anak dari keluarga tidak mampu,” kata Soemarsono, saat memberi kata sambutan dalam kegiatan penyerahan bantuan GNOTA Mandiri, Rabu (29/8/2018) di Aula Kecamatan Purwodadi.

Meski demikian, Soemarsono meminta kepada Ketua LGNOTA Kabupaten Grobogan, Dyah Bambang Pudjiono berkenan untuk melakukan koordinasi dengan Baznas Kabupaten Grobohan. Tujuannya, agar dapat membantu GNOTA Mandiri di tahun berikutnya.

Di akhir sambutannya, Soemarsono meminta kepada para orang tua dan siswa penerima bantuan GNOTA Mandiri ini agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk kepentingan sekolah.

“Kepada anak-anakku sekalian, pesan Bapak, belajarlah yang rajin, taat kepada orang tua, niscaya akan menjadi anak-anak yang baik, yang menjadi dambaan dan kebanggaan orang tua,” harap Soemarsono.

Sementara itu, Ketua LGNOTA Kabupaten Grobogan, Dyah Bambang Pudjiono mengatakam, dalam rangka menuntaskan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun agar terarah, terpadu dan berkesinambungan, GNOTA Grobogan menyalurkan dana bantuan kepada 158 pelajar. Jumlah tersebut dibagi menjadi 92 untuk pelajar SD/sederajat dan 61 pelajar SMP/sederajat.

 GNOTA

Istri mantan Bupati Grobogan Bambang Pudjiono juga mengatakan, pihaknya sebagai pengemban amanah pengurus lembaga GNOTA Kabupaten Grobogan ini bertugas menjaga anak-anak di daerah ini untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik, serta berusaha membantu kemijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan pendidikan dasar sebagai landasan meraih masa depan yang lebih baik.

“Sejak dibentuknya lembaga GNOTA Kabupaten Grobogan hingga sekarang, kami telah menyalurkan bantuan kepada siswa SD dan SMP sebanyak 2.000 siswa. Dan hari ini, kami menyampaikan bantuan GNOTA mandiri kepada 91 siswa SD dan 61 siswa SMP. Jumlahnya memang tidak banyak, namun setidaknya dapat membantu meringankan beban para orang tuanya. Dengan demikian, anak-anak bisa belajar dengan tenang, serius, dan gembira. Karena dengan bantuan ini, bisa dipakai untuk membeli seragam baru, buku-buku, alat tulis, dan keperluan sekolah lainnya,” kata Dyah.

Keseluruhan bantuan ini, tambah dia, berasal dari Lembaga GNOTA (LGNOTA). Pihaknya mengucapkan terima kasih atas partisipasi para donatur yang turut memperhatikan pendidikan anak-anak dari keluarga Prasejahtera ini.

Rangkaian penyerahan bantuan tersebut dihadiri Sekda Grobogan Moh Soemarsono, Ka Dinas Pendidikan Kabupaten Grobogan, Amin Hidayat, Kepala Dinas BP3AKB Adi Djatmiko, serta Camat Purwodadi serta beberapa stakeholder terkait termasuk para donatur yang telah berdonasi pada lembaga ini. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru