oleh

Bantuan Air Untuk Desa Yang Kekeringan Terus Bertambah

-LAIN-LAIN-203 views

Bologarang Jadi Desa Tambahan Bantuan Air Dampak Kekeringan

Penawangan,grobogannews.com. Warga desa Bologarang yang terletak di kecamatan Penawangan mengajukan permohonan bantuan air bersih. Hal ini dikarenakan, desa mereka terdampak kekeringan yang menyebabkan kurangnya jumlah air bersih untuk keperluan sehari-hari.

Permintaan bantuan air bersih tersebut dibenarkan Kepala BPBD Kabupaten Grobogan, Agus Sulaksono, melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Budi Prihantoro. Budi mengatakan, sebelumnya tercatat 82 desa dan 12 kecamatan mengajukan bantuan air bersih. Namun, setelah ditambahkan desa Bologarang sebagai desa terdampak air bersih, maka total catatan BPBD per 7 Agustus 2018, penyaluran bantuan air bersih ini dalam posisi dinamis. Namun, kemungkinan akan terus bertambah jumlahnya.

“Per tanggal 7 Agustus 2018, data kami bertambah. Satu desa tambahan tersebut yaitu desa Bologarang, kecamatan Penawangan. Data ini dinamis dan kemungkinan bisa bertambah,” ujarnya.

Dijelaskan juga, perkiraan puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan September yang akan datang. Namun, dampaknya tidak akan begitu panjang, mengingat beberapa wilayah sudah mulai turun hujan.

“Kami belum memastikan karena intensitas hujan pada Rabu (8/8/2018) malam masih rendah. Kami berharap dampak kekeringan tidak begitu parah,” tambah dia.

Untuk penanggulangan bencana kekeringan tahun ini, BPBD Grobogan telah menganggarkan Rp 175 juta untuk penanggulangan bencana kekeringan di sejumlah daerah di Kabupaten Grobogan. Dana tersebut dipergunakan untuk pembelian air bersih dan sejumlah keperluan lainnya.

Bupati Grobogan Hj Sri Sumarni dalam kunjungannya memberikan bantuan air bersih kepada warga desa Tunggak, kecamatan Toroh beberapa waktu lalu mengatakan, desa yang terdampak kekeringan agar mengalokasikan dana desa APBN untuk penanggulangan bencana kekeringan. Hal ini dikarenakan APBD Kabupaten Grobogan sangat terbatas.

“APBD kami masih terbatas. Untuk itu, kami menghimbau pada desa-desa mengalokasikan dana desa APBN untuk diprogramkan penanggulangan bencana, seperti pembuatan pamsimas atau program penghijauan untuk menampung cakupan air,” himbaunya. (hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru