oleh

Cegah Premanisme, Polres Gandeng Debt Collector

-HUKUM-1.503 views

Aksi premanisme yang terjadi di jalanan membuat masyarakat resah. Hal ini membuat Polres Grobogan berupaya melakukan upaya pencegahan. Yakni dengan menyelenggarakan Forum Grup Diskusi (FGD) bersama dengan 60 debt collector dari berbagai kantor pembiayaan leasing yang ada di Kabupaten Grobogan.

FGD yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Front One Purwodadi ini dibuka langsung Paurmin Binmas AKP Amin Jalal mewakili Kapolres Grobogan, AKBP Choiron El Atiq yang berhalangan hadir karena harus menunaikan ibadah haji. Sebagai pembuka, AKP Amin Jalal membacakan kata sambutan dari Kapolres. Menurutnya, kegiatan FGD tersebut untuk membangun partisipasi bersama guna mencegah gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Grobogan. Pihaknya ingin mendeteksi dini paham-paham yang mengganggu keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Sementara itu, Kaur Bin Ops Satreskrim Polres Grobogan, Iptu Eko Bambang menyatakan, kejahatan di jalan memang semakin meresahkan masyarakat. Hal ini terjadi karena desakan ekonomi. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk mengupas segala macam penyakit masyarakat yang terjadi di Kabupaten Grobogan ini.

“Kami berkomitmen untuk mengupas tuntas segala macam penyakit masyarakat agar terwujud Grobogan yang aman dan kondusif. Kami akan menindak dan memberantas segala kejahatan yang meresahkan masyarakat tanpa kecuali,” ungkap Eko Bambang.

Ditambahkan juga, saat ini permasalahan di lingkungan masyarakat semakin kompleks. Peran kepolisian dalam memberi perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat juga dirasa semakin berat.

Sementara itu, tokoh agama, Ahmad Liwauh Hamdi, yang akrab disapa Gus El ini juga didatangkan menjadi narasumber dalam acara ini. Dalam pemaparannya, Gus El mengatakan, hukum di Negara Indonesia ini sudah memenuhi syariat Islam. “Hanya saja perlu adanya pembenahan lagi dengan apa yang sudah dijalankan,” tambahnya.

Gus El juga menyayangkan dengan tindakan masyarakat saat ini. Menurutnya, saat ini banyak orang yang menjual agamanya hanya untuk kenikmatan dunia semata.

’’Jangan pernah menghilangkan nilai Pancasila. Jangan merugikan orang lain. Siapapun harus pintar dan cerdas dalam melaksanakan hubungan sosial dengan manusia maupun dengan Tuhan,’’ pesan Gus El. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru