oleh

Kasihan Petani Ini, Api Menghanguskan Rumah Dan Gabahnya Yang Baru Saja Dipanen

-PERISTIWA-417 views

Kebakaran Diduga Akibat Konsleting Listrik Saat Kondisi Rumah Sedang Kosong

Grobogannews.com, Ngaringan. Sebuah rumah di dusun Sendangharjo, desa Tanjungharjo, kecamatan Ngaringan, habis dilalap jago merah, Rabu (8/8/2018) sore. Peristiwa ini terjadi ketika Wardi (50) pemilik rumah tersebut sedang bekerja di ladang.

Kronologi bermula saat Wardi pulang dari ladangnya. Sesampainya di rumah, ia melihat sebagian rumahnya sudah terbakar. “Saat itu sekitar pukul setengah enam sore (17.30-red). Saya melihat sebagian rumah saya sudah terbakar,” kata Wardi.

Melihat rumahnya sudah terbakar, ia pun berteriak minta tolong. Sembari berteriak, ia berusaha mengeluarkan sapi peliharaannya yang ditempatkan di salah satu bagian rumahnya.

Teriakan Wardi didengar Sukardi (49) dan Kardi (51) tetangganya. Keduanya disusul para warga lainnya langsung menuju ke sumber suara tersebut. Mengetahui adanya kebakaran di rumah Wardi, mereka langsung memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Warga pun melaporkan musibah ini kepada perangkat desa setempat. Mendapat info adanya kebakaran di desanya, laporan tersebut diteruskan ke Polsek Ngaringan.

“Pas pertama memadamkan, belum juga padam. Api terus merembet karena rumahnya Pak Wardi terbuat dari kayu yang mudah terbakar,” kata Sukardi, saksi yang kali pertama mengetahui adanya kebakaran.

Para warga pun terus berusaha agar api tidak menjalar ke tempat lain. Mereka berusaha semaksimal mungkin untuk memadamkan api yang membakar rumah berukuran 10 x 9 meter persegi ini. Selang sejam kemudian, api berhasil dipadamkan.

Meski berhasil dipadamkan, Wardi harus kehilangan seluruh perabot dan surat-surat berharga karena ludes terbakar akibat kebakaran tersebut. Beberapa surat berharga seperti sertifikat, surat-surat serta administrasi kependudukan yakni buku nikah ikut terbakar. Selain itu, 10 karung gabah yang baru saja dipanennya juga ikut terbakar.

Camat Ngaringan, Joko Supriyanto mengatakan, para warga langsung sigap dan bergotong royong membantu pemadaman api. Mantan Sekretaris Kecamatan Godong ini mengatakan, meski mereka menggunakan alat seadanya, usaha mereka berhasil memadamkan api yang membakar rumah Wardi ini.

’’Kebakaran di rumah Wardi ini diduga karena konsleting listrik. Beruntung warga sigap dan bergotong royong membantu pemadaman api, meskipun menggunakan alat seadanya. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, korban mengalami kerugian matriil yang cukup besar’’ ujar Joko. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru