oleh

Kenangan Aries Di Sport Climbing Abdi Insani

-TOKOH-330 views

Hayati : “Aries Pernah Menangis Saat Latihan, Tapi Dia Tidak Kapok”

Kemenangan Aries Susanti Rahayu, atau yang akrab disapa dengan Aries ini dalam ajang Sport Climbing Asian Games 2018 juga menjadi keharuan bagi Hayati, istri Ari Mulyanto, pelatih Aries kali pertama.  Hayati mengatakan, ia mulai mengenal Aries sejak Aries berumur 12 tahun. Saat itu, Aries memang dikenal sebagai atlet cabang olahraga Atletik mewakili sekolahnya, SMPN 1 Grobogan.

Ditemui di tempat latihan Aries pertama, yakni di Sport Climbing Abdi Insani, Hayati menceritakan awal mula Aries berlatih di tempat suaminya ini. Menurut dia, Aries kecil dikenal sebagai anak yang pantang menyerah. Ia juga menceritakan tentang kemauan Aries saat itu terhadap olahraga panjat tebing ini.

“Saat pertama berlatih, Aries tidak pernah kapok. Meskipun saat latihan, telapak tangannya sering lecet. Kalau lecet dia nangis dan sering lelah. Namun dia kembali lagi ke sini untuk latihan. Saat tangannya lecet, saya obati pakai alkohol. Capeknya dia, rasa sakitnya sudah terbayar. Harapanya dia bisa menyamangati adik-adiknya agar bisa menjadi atlet panjat tebing mewakili Kabupaten Grobogan. Tidak hanya sampai ke Aries saja, tapi ada lagi. Jangan sampai penghargaan ini menjadi Aries yang pertama dan terakhir untuk Kabupaten Grobogan,” terang Hayati.

Hayati juga membenarkan jika Aries mulai berlatih panjat tebing setelah menonton kejuaraan panjat tebing di televisi. “Memang saat itu tidak butuh waktu lama menyukai olahraga yang dianggap menantang,” ujar Hayati.

Di tempat latihannya, tepatnya di jalan Raya Purwodadi-Pati Km 3 nomor 5 desa Jangkungharjo, kecamatan Brati ini menjadi saksi perjuangan awal Aries Susanti. Perjuangan Aries Susanti yang keras akhirnya terbayar sudah menjadi juara di ajang Asian Games pada nomor speed woman, Kamis (23/8/2018) malam kemarin.

Alumnus SMP 1 Grobogan dan SMA Kristen Purwodadi memang dikenal sebagai pribadi yang memiliki power kuat. Hal ini dilihat saat debut pertamanya di level Internasional, tepatnya pada 17-21 September 2017 lalu dalam kejuaraan Asian Continental Championship di Teheran, Iran. Saat itu, pada nomor women speed, Aries mengantongi juara ketiga dan berhak mendapatkan medali perunggu. Meski baru kali pertama, debut Aries ini menjadi modalnya untuk masuk ke kejuaraan berikutnya seperti IFSC Climbing World Cup pada 2017 silam di Wujian dan Xiamen, China. Kejuaraan tersebut membuat Aries menjaga kualitas keprofesionalannya sebagai atlet Panjat Tebing. Ia berhak meraih peringkat keempat di Wujian dan peringkat kedua di Xiamen mewakili Indonesia.

“Hasil itu tentu tak lepas dari usaha dan kerja keras Aries sebagai seorang atlet. Menurut Aries, selain latihan dengan keras, atlet panjat tebing juga harus berlatih dengan benar. Perempuan berzodiak Aries ini juga menambahkan, bahwa dia tidak pernah merasa cepat puas karena hal itu hanya akan menghambat potensi dirinya untuk meraih hasil yang lebih baik lagi di kesempatan berikutnya,” kata Aries beberapa waktu lalu. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru