oleh

Koroka K-Food, Bisnis Lunch Set Makanan Korea “Doshirak”

-KULINER-478 views

Set Lunch Makanan Korea “Doshirak” Ini Racikan Perempuan Jambon

Grobogannews.com. Pulokulon. Jika Anda termasuk penggemar kuliner, tidak salah Anda mencicipi masakan khas Korea yang satu ini. Ya, ini adalah makanan khas Korea namanya lunch dosihirak. Menu ini racikan Niken Supriyanto yang akrab disapa dengan Niken ini. Niken. perempuan asal desa Jambon, kecamatan Pulokulon, kabupaten Grobogan itu berani menerima resiko membuat menu masakan khas Korea. Dimana, menu masakan ini memang belum terlalu dikenal di mata masyarakat Grobogan. Namun, alumnus Sekolah Tinggi Ambarukmo, Yogyakarta ini berani mencoba tantangan itu.

Koroka K-Food

“Sebenarnya dari jaman kuliah, kira-kira tahun 2013 atau 2014-an lah saya mulai masak makanan korea. Apalagi saat itu lagi booming boyband Korea. Nah saya kebetulan suka dengan yang lagi tren saat itu dan mencoba mencari pengetahuan tentang Korea Selatan beserta menu makanannya. Mungkin terdorong sebagai mahasiswi Stiepari, akhirnya memperdalam jenis masakan Korea ini,” ungkap Niken saat ditemui grobogannews.com.

Dengan keahliannya, ia mencoba membuat doshirak ini. Awal percobaan, ia merasa masakannya masih belum mantap. Namun, ia berusaha terus mencobanya. “Sampai pada akhirnya ada teman yang pulang dari Korea. Saya minta dia mencicipi dan katanya rasanya sudah sama dengan negeri asalnya,” tukas Niken.

Namun, keinginan untuk mempopulerkan keahliannya di bidang kuliner terpaksa ia pupuskan lebih dulu. Lantaran, usai kuliah ia diterima kerja kantoran.

Beberapa tahun kemudian, ia merasa sudah lelah dengan pekerjaan kantoran yang menurutnya monoton. Akhirnya, ia pulang ke desa asalnya dan mengembangkan lagi keahliannya memasak doshirak dan menu-menu khas Korea lainnya. “Jujur saja ide itu terlihat jelas setelah saya tiba-tiba mendadak malas kerja kantoran lagi. Akhirnya resign dari kantor dan kemudian mencari pekerjaan yang full time di rumah. Kemudian kepikiran jual paket makanan khas Korea ini,” tutur perempuan yang kini menghabiskan waktu sebagai editor, representative travel agent, dan pegiat kuliner ini.

Mengangkat menu set lunch doshirak ini, Niken mempromosikan kepada khalayak di wilayah Kota Purwodadi lewat akun media sosial yang dimilikinya.

“Sejauh ini banyak yang suka dengan ayam goreng saus korea ini soalnya sausnya saya racik sendiri,” tambahnya.

Set lunch dosihirak ini berisi nasi, ayam goreng korea, sosis goreng telur, salad sayur serta saus atau kimchi. Ayam goreng saus korea yang dibuat Niken memang sangat tasty. “Bumbunya ini sebagian diimpor dari negara asalnya. Kalau yang seperti kimchi, salad atau bawang bombay masih bisa di dapatkan di sini dan saya olah dengan tangan sendiri,” tutur perempuan yang hobi membaca ini.

Soal harga yang ditawarkan masih sesuai dengan kantong pelajar. Namun, sementara ini sistem pemesanannya dilakukan secara pre-order. “Sementara ini kita lakukan secara pre-order soalnya kami belum dapat lokasi untuk membuat outlet di sekitar Kota Purwodadi. Sistem pemesanannya melalui WA. Pesan hari ini diantar besok dan masih bisa diantarkan langsung di sekitar perkotaan Purwodadi,” kata Niken yang kerap melakukan COD (cash on demand) di SMAN 1 Purwodadi ini.

Koroka K-Food

Dengan menggunakan bento lunch box, menu doshirak ini diantarkan ke pelanggan utuh seperti halnya penyajian makanan khas Korea pada umumnya. Selain doshirak ini, Niken juga memiliki menu andalan lainnya yakni set nasi goreng kimchi dengan pelengkap telur mata sapi, salad sayur, telur mata sapi, salad sayur dan kimchi serta sosis. Harga yang dibanderol untuk set nasi goreng kimchi ini sama dengan set lunch doshirak. Sementara menu lainnya yakni kimbab.

“Minggu ini Insya Allah tiga menu baru menyusul. Saya akui sendiri, pertama jualan di pekan kedua bulan Agustus ini setelah konsep benar-benar matang setelah itu berani eksekusi walaupun masih sistem PO,” ungkap Niken yang menamakan usahanya Koroka K-Food.

Meski masih mengusung tema korean food, Niken juga akan mengembangkan jenis makanan lain yang pernah dicobanya di luar negeri untuk diadaptasikan di tempat usahanya kelak. “Menurut saya, makanan korea ini lebih beragam dan lebih savory untuk rasanya. Tetapi tidak menutup kemungkinan kami akan memperluas jangkauan menu tidak hanya fusion Korea saja tetapi juga yang lain. Saya juga masih mengembangkan menu dari makanan-makanan yang sudah pernah saya coba di negara-negara yang pernah saya tinggali, sambil memantapkan konsep dan mencari lokasi yang pas untuk outlet Koroka K-Food ini,” tambahnya.

Ke depannya, Niken mencoba mewujudkan impian nya mempunyai outlet kuliner sendiri. Impian tersebut sudah ada padanya sejak kecil. “Doanya saja semoga saya dapat mewujudkan impian tersebut. Pengennya dibuat outlet sekaligus tempat untuk nongkrong,” pungkas Niken. (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru