oleh

Bangunan Sekolah Tak Layak Ini Ada Ditengah Kota

Kasihan, Para Murid Belajar Di Bangunan Sekolah Yang Tak Layak

Ironis, sebuah kata yang tepat saat melihat sebuah bangunan SD Negeri dalam kondisi tidak layak. Terlebih, SD tersebut berada di jantung kota Purwodadi, yakni di Kelurahan Kuripan. Bangunan SDN 2 Kuripan jauh dari kata layak.

Saat ini, bangunan sekolah yang berlokasi di Jalan A. Yani itu,  struktur temboknya setengah badan dan atapnya memakai papan kayu.

Bangunan sekolah yang terbuat dari kayu ini dibangun tahun 1980’an. Kondisi kayunya sendiri pun sudah lapuk. Setidaknya ada dua ruang kelas yang saat ini belum tersentuh renovasi. Tak hanya itu saja, di tahun ajaran 2018/2019 ini, SDN 2 Kuripan  murid berjumlah 6 orang.

“Ada dua kelas yang belum direnovasi. Beginilah kondisinya,” kata Jumadi, salah seorang guru di SD 2 Kuripan, saat memperlihatkan kondisi kelas.

Selain dinding yang jebol, eternit atapnya juga sudah tidak layak. Untuk menutupi dinding yang jebol hanya ditutup dengan kayu seadanya.

“Kami terpaksa menghuni kelas walaupun kondisinya seperti ini. Kalau hujan disertai angin, pasti air menerobos melewati sela-sela dinding. Jadi proses belajar-mengajar terganggu,” tutur Jumadi.

Tidak hanya itu saja. Kondisi atap yang terpisah dengan gedung baru menyebabkan air masuk ke ruang kelas saat hujan turun. Tidak adanya  plafon membuat air mudah masuk saat hujan turun. “Kasihan anak-anak saja, belajarnya jadi tidak bisa konsentrasi,” tuturnya.

Menurut pihak sekolah, kerusakan yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Dan sudah sering dilaporkan ke dinas. Namun, sampai saat ini belum ada realisasi pembangunan di sekolah yang total siswanya sebanyak 97 siswa ini.

“Beberapa kali sudah kita laporkan. Namun kenyataannya sampai sekarang belum ada tanda-tanda akan dibangun,” pungkas Jumadi. (Ag)

Tentang Penulis: Reporter Grobogan

Gambar Gravatar
Wartawan Grobogannnews yang kredibel, ulet serta berani untuk bersuara

Komentar

Post Terbaru