oleh

Bekraf Digital Enterpreneurship, Mendorong Para Pelaku Usaha Ekonomi Kreatif

-PENDIDIKAN-110 views

Pelaku Ekonomi Kreatif Diajari Pasarkan Dagangannya Via Online

Terlihat berbeda dari hari biasanya di Firdausia Ballroom Grandmaster Hotel, Sabtu (8/9/2018). Pasalnya, sekitar lebih dari 200 enterpreneurship di Kabupaten Grobogan mengikuti seminar Bekraf Digital Enterpreneurship. Seminar ini digelar oleh Direktorat Fasilitasi Infrastruktur TIK Deputi Infrastruktur Bekraf RI.

Di dalam seminar ini, para peserta diajari bagaimana cara yang tepat untuk mempromosikan dagangannya dengan menggunakan sistem online. Yakni, melalui pemanfaatan laptop atau ponsel yang dimilikinya. Dalam hal ini, Bekraf menggandeng toko online ternama yang sudah tersebar di tujuh negara termasuk di Indonesia. Yakni shopee.id.  Di sini, para pelaku usaha diajari kiat-kiat menjual produk dagangan melalui berbagai segmentasi diantaranya bagaimana meng-upload foto dagangan agar para pembeli dapat mempertimbangkan untuk membelinya.

Selain shopee.id, hadir Marpaung, pembicara asal Bandung. Marpaung mengatakan, di era globalisasi ini, para pelaku ekonomi harus kreatif yakni dengan memanfaatkan berbagai macam kecanggihan teknologi. Seperti dengan penggunaan story telling melalui media sosial untuk mendeskripsikan jenis dagangan yang dijual para pelaku usaha.

Dalam seminar ini juga hadir Ketua Komisi X DPR RI Djoko Udjianto dan Masdin Simarmata, Penasihat Bekraf RI. Dalam sambutannya, Djoko Udjianto menjabarkan ekonomi kreatif berbeda dengan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM). Politisi dari Partai Demokrat ini mengungkapkan ekonomi mempunyai kualitas lebih. Bukan hanya kuantitasnya saja. Ia mencontohkan penyelenggaraan Asian Games beberapa waktu lalu. “Ekonomi kreatif bisa bersaing dalam kualitas dan tampilan. Karena itu, kami mendukung penggerak ekonomi kreatif untuk difasilitasi dalam hal permodalan perbankan. Target pemasukan dari ekonomi kreatif di tahun 2019 nanti sebesar Rp 300 triliun per tahun,” ujar pria yang akrab disapa Djoko ini.

Hadir dalam kegiatan ini Ketua Komisi X DPR RI Djoko Ujianto dan Masdin Simarmata penasehat Bekraf pusat.

Ia juga menambahkan pelaku ekonomi kreatif perlu diberikan fasilitas yang baik. “Seperti permodalan bank dengan bunga rendah dan perpajakan ekonomi kreatif juga dihilangkan. Selain itu, para pelaku ekonomi kreatif ini harus banyak inovasi dan peningkatkan kualitas produk,” tambahnya.

Djoko juga mencontohkan untuk peningkatan kualitas produk pelaku ekonomi yakni melalui media online. Harapannya, produk lebih dikenal dan memudahkan masyarakat untuk membelinya.

Djoko juga memaparkan komisi X DPR RI saat ini sedang membuat undang – undang mengenai ekonomi kreatif. Tujuanya agar para pelaku ekonomi kreatif lebih maju kedepannya, seperti dapat mengajukan permohonan pinjaman Bank ataupun ijin pembuatan perusahaan. Namun, UU ini difokuskan untuk memberdayakan ekonomi kreatif, baik dari segi pemasaran dan permodalan.

”Adanya Undang-undang nanti, akan ada perlindungan untuk ekonomi kreatif. Mereka bisa mendapatkan permodalan dan kepastian penjualan produk,” terang Djoko.

Beberapa pelaku kreatif yang ikut dalam seminar ini mengatakan, kegiatan ini sangat positif untuk usaha kreatifnya. Tunjung, warga Tawangharjo misalnya. Pria parubaya yang mempunyai usaha di bidang pembuatan website dan aplikasi selular ini merasa dunia online saat ini dapat membuat semuanya menjadi mungkin.

Sementara itu, Masdin Simarmata dalam sambutannya mengungkapkan, tujuan workshop pelatihan Bekraf ini untuk mengenalkan bagaimana produk ekonomi kreatif melalui jalur online. Karena itu, pihaknya mendatangkan toko online yang sudah terkenal di Indonesia, yakni Shoppe dan Bandros. 

”Semakin banyak yang berjualan online, maka pemasukan dapat bertambah. Secara otomatis produk juga ikut berkembang. Sampai sekarang sudah ada 16 ribu pelaku ekonomi kreatif di Indonesia,” terangnya (Hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru