oleh

Pacaran Dengan TNI Gadungan, Seorang Perempuan Nyaris Kehilangan Motornya

Kenal Dari Akun Media Sosial

Nasib tidak mengenakan dialami seorang perempuan bernama Desi Riyani, warga RT 3 RW 5 Dusun Krajan, Desa Rejosari, Kecamatan Kradenan. Perempuan yang masih berstatus sebagai pelajar ini bernasib apes setelah hampir kehilangan motor kesayangannya di tangan pacarnya sendiri.

Peristiwa bermula saat Riyani, sapaan akrab Desi Riyani, disapa seorang laki-laki berinisial MP di sebuah akun pertemanan, Juli 2018 silam. Komunikasi tersebut berlanjut melalui akun percakapan instan keduanya. Setelah intens, mereka pun bertemu dan melanjutkan hubungan tersebut ke jenjang pacaran.

Dalam perkenalannya, MP mengaku kepada korban bekerja sebagai anggota TNI. Terpesona dengan pekerjaan sang kekasih, korban pun tak sungkan mengenalkannya kepada kedua orang tuanya. Di hadapan orang tua korban, MP mengutarakan niatnya untuk meminang Riyani usai lulus sekolah. Pernyataan tersebut meluluhkan orang tuanya dan mengizinkan keduanya menjalin hubungan.

Curanmor

“Saat berkenalan, pelaku mengaku bernama Amin dengan pekerjaan sebagai anggota TNI. Singkatnya, tersangka berpacaran dengan korban. Korban pun mengenalkannya kepada orang tuanya. Di hadapan orang tua korban, tersangka mengungkapkan keinginannya untuk mempersunting Riyani setelah lulus sekolah,” kata Kapolres Grobogan AKBP Choiron El Atiq, saat gelar perkara di Mapolres Grobogan, Kamis (27/9/2018).

Diberi Uang Tiga Ratus Ribu

Singkatnya pada Jumat (07/09/2018), MP meminta bertemu dengan korban. Saat itu waktu masih menunjukkan pukul 07.00 WIB dan korban sudah berada disekolah. Korban meminta tersangka untuk bertemu usai pulang sekolah.

Siang harinya, sekitar pukul 11.30 WIB, korban pulang ke rumah untuk berganti baju dan setelah itu berangkat menuju tempat janjian yakni di Jalan raya Danyang-Kuwu. Setelah bertemu, keduanya berboncengan menuju Pasar Kuwu.

“Setelah bertemu dengan korban, mereka berboncengan sampai di Pasar Kuwu. Pelaku mengajak makan bakso dan setelah itu korban diberi uang tiga ratus ribu untuk belanja. Pelaku sempat mengantarkan korban ke toko pakaian di sebuah Distro di Kecamatan Kuwu,” kata Kapolres.

Saat korban hendak berbelanja, lanjut Kapolres, pelaku berpamitan dengan membawa sepeda motor matik warna putih bernopol K 6115 QJ. Usai berbelanja, korban tidak menemukan pelaku. Saat dihubungi, telepon selularnya pun tidak aktif. Korban pun melaporkannya kepada sang ayah Sumaryo (51).  Bersama sang ayah, korban pun melaporkan ke Polsek terdekat.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, petugas pun melakukan pengejaran terhadap MP (24) yang belakangan diketahui beralamat di RT 5 RW 4 Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Dari penyelidikan petugas, aparat Polres Grobogan berhasil menangkap pelaku yang ternyata bukan anggota TNI. Di hadapan petugas, MP pun mengakui perbuatannya.

‘’Dari tangan pelaku, kami amankan sebuah motor matik warna putih milik korban. Pelaku juga kami kenakan pasal 372 sub 378 KUHP dan diancam penjara 4 tahun penjara,’’ ujarnya.

Komentar

Post Terbaru