oleh

Pembangunan Trotoar Jalan R Soeprapto

-SOSIAL-193 views

Masuki Tahap Pengukuran Ulang

Pembangunan trotoar di sepanjang Jalan R Soeprapto dalam tahap pengukuran ulang, Senin (3/9/2018). Terlihat beberapa petugas dari rekanan dan pejabat penanggungjawab kegiatan (PPK) mulai melakukan pengukuran ulang tersebut.

Pantauan grobogannews.com, sepanjang titik yang akan dikerjakan ini masih dipergunakan warga seperti hari biasanya. Yakni, tempat parkir toko dan PKL yang menggelar dagangannya.

Sebelumnya, sudah dilakukan rapat sosialisasi di aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Grobogan tentang proyek perbaikan trotoar R Soeprapto. Dalam sosialisasi tersebut, pembangunan awal untuk kerapian trotoar ini dilakukan mulai hari ini.

Tak hanya itu, sosialisasi ini juga menjelaskan proses pengerjaan yang akan dimulai pada trotoar di sisi barat. Pengerjaan akan dilakukan bersamaan dari ujung utara dan ujung selatan. Setelah pengerjaannya selesai, proses yang sama juga dilakukan untuk trotoar di sisi timur. Berbagai persiapan juga sudah dilakukan, termasuk penataan PKL yang sudah bertahun-tahun berdagang di wilayah tersebut.

Diungkapkan Sekertaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Endang Sulistyoningsih mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan rekanan dan PPK terkait kegiatan tersebut.

’’Proses uitzet (pengukuran ulang) dilakukan sore ini (kemarin). Tadinya akan dilakukan lebih awal, tapi bersamaan kedatangan TP4D di perempatan Danyang,’’ kata Endang.

Trotoar yang dikerjakan nantinya sepanjang 1 kilometer. Atau dengan kata lain, sepanjang dari Simpang Lima Purwodadi hingga perempatan kantor Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Grobogan (kantor DPUPR lama).

’’Untuk Trotoar Jalan R Soeprapto, kami kerjakan di sisi barat lebih dulu agar para pedagang di sana dapat menempati sisi timur lebih dulu. Baru setelah sisi barat selesai, mereka bisa berpindah ke sisi timur,’’ katanya.

Kendati demikian, setelah sisi barat selesai, pedagang sudah tidak diperbolehkan lagi berdagang di tempat semula. Mereka dilarang mendirikan tendanya di trotoar. Namun, mereka diminta untuk menempatkan lapak dagangannya di badan jalan. Itu dilakukan agar trotoar tidak rusak.

’’Ini hanya sementara saja, soalnya lokasi relokasi PKL belum siap. Kami beri toleransi seperti itu. Namun, setelah kedua sisi trotoar sudah selesai dibangun, di sana harus steril dari PKL,’’ jelas Endang. (hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru