oleh

Penurunan RAPBD 2019 Dipertanyakan !

-LAIN-LAIN-221 views

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Grobogan ke 26

Penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Grobogan tahun 2019 dipertanyakan dua Fraksi DPRD Kabupaten Grobogan. Yakni Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) dan Fraksi PPP. Pasalnya, pada tahun 2018 pendapatan APBD Pemkab Grobogan sebesar Rp 2.397.669.340.501. Namun, pada RAPBD 2019, Pemkab Grobogan mengajukan pendapatan sebesar Rp 2.245.817.309.824.

Hal tersebut dipertanyakan Fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) melalui perwakilannya, Budi Irawan pada Rapat Paripurna DPRD Grobogan ke 26 dengan agenda Pembacaan Pemandangan Umum Anggota DPRD Kabupaten Grobogan Atas Raperda tentang APBD TA 2019, Rabu (12/9/2018) kemarin.  ‘’Mengapa APBD 2019 ini menurun. Kami mohon penjelasannya,” kata Budi Irawan.

Menurut Budi, beberapa komponen pendapatan untuk proyek dan retribusi terdapat kenaikan. Namun, kenaikannya relatif kecil. Selain itu, lanjut dia, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisah terdapat penurunan.

‘’Pada APBD Perubahan, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisah sebesar Rp 17.244.854.758. Namun, dalam RAPBD 2019 hanya sebesar Rp 14.026.259.750. Selain itu, dana alokasi khusus (DAK) juga menurun sangat besar dibandingkan sebelumnya, yakni hampir Rp 200 miliar,” ujarnya.

Jawaban Bupati Menunggu Raperda RAPBD TA 2019

Selain Budi Irawan, Ketua Fraksi PPP, Misbah, juga meminta penjelasan rincian OPD yang mengalami kenaikan serta penurunan yang bersumber pada APBD sebelumnya. Pihaknya juga meminta penjelasan mengenai permasalahan penurunan pendapatan dari masing-masing OPD.

Menurut Misbah, target pajak daerah direncanakan sebesar Rp 69.450.000.000. Sementara hasil retribusi ditarget Rp 80 juta dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp 14.018.759.750. Sementara itu, PAD yang sah sebesar Rp 11.770.453.750.

‘’Semua pendapatan tersebut masih bersifat global tanpa diperinci dari mana saja. Kami mohon penjelasan dari masing-masing pendapatan tersebut. Di samping itu, mohon kejelasannya juga besarnya tunggakan pajak dan retribusi daerah saat ini,’’ ujarnya.

Kabag Humas Pemkab Grobogan Teguh Harjokusumo mengatakan, seluruh permohonan penjelasan dari anggota DPRD tersebut akan ditampung sampai menunggu jawaban dari Bupati. Menurutnya, Bupati akan memberikan penjelasannya pada Rapat Paripurna DPRD Grobogan dengan agenda Jawaban Bupati tentang Raperda RAPBD TA 2019 mendatang. (Hana)

 

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru