oleh

Presiden Berikan Langsung Sertifikat Pada Nenek Ini !

-BERITA, SOSIAL-564 views

Partinah Ingin Sertifikatnya Disimpan Saja

Partinah, warga desa Mayahan, kecamatan Tawangharjo tersenyum lega saat dipanggil Presiden RI Joko Widodo untuk naik ke atas podium bersamanya. Partinah yang hadir bersama ribuan warga penerima sertifikat tanah di Gor Krida Bakti Purwodadi ini ditunjuk Presiden RI memperlihatkan sertifikat yang baru saja diterimanya tersebut. Disebutkan, total luas tanah dan bangunan milik Supartinah 130 meter persegi. Saat ditanya Presiden Joko Widodo mengenai apa yang akan dilakukannya setelah mendapatkan sertifikat ini, Partinah mengaku akan disimpannya saja.

“Saya akan simpan saja, Pak Presiden,” kata Partinah. Sebelum turun panggung, Partinah diminta menjawab soal yang diberikan Presiden.

“Pertanyaannya, siapa nama lengkap saya?” tanya Presiden Jokowi.

“Haji Jokowi,” jawab Partinah.

“Lengkapnya,” kata Presiden Jokowi.

“Haji Joko Widodo,” kata Partinah, dengan suara pelan.

Partinah pun berhak mendapatkan sepeda dari orang nomor satu di Republik Indonesia tersebut.

Nenek Mayahan Dan Jokowi

Sudah Menanti Bertahun – Tahun

Sebelumnya, wajah bahagia juga diperlihatkan Purwanto, warga Kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Seperti Partinah, ia ditunjuk Presiden Joko Widodo untuk naik ke atas panggung kehormatan dan berdiri di sampingnya.

“Namanya siapa? Sudah menerima sertifikatnya, Pak?” tanya Presiden Jokowi.

“Nama saya Purwanto dari Kecamatan Brati,” jawab Purwanto.

Presiden Joko Widodo meminta sertifikatnya dan membaca ulang luas tanah yang tertera di sertifikat milik pria yang sehari-hari menjadi tukang parkir di jalan MT Haryono, Purwodadi ini.

“Wah ini luas tanahnya semua 379 meter persegi. Sudah lama tidak pegang sertifikat tanah atau bagaimana?” kata Presiden Joko Widodo.

Purwanto mengungkapkan dirinya sudah menanti bertahun-tahun untuk mendapatkan sertifikat tanah tersebut. Lantaran ia sendiri juga mengalami kesulitan keuangan. Akhirnya Purwanto tidak dapat mengurusnya.

“Baru setelah mendengar ada program dari pemerintah pusat, saya pun langsung mengurusnya,” kata Purwanto.

“Berapa lama mengurus sertifikat ini, Pak Purwanto?” kata Presiden.

“Tujuh bulan, Pak. Tapi ya itu, ndak punya uang buat mengurus jadinya lama. Baru ada programnya Pak Presiden jadi baru bisa sekarang dapat sertifikatnya,” tambah Purwanto, yang diiringi tawa seisi GOR Krida Bakti ini.

Purwanto sendiri berencana menjaminkan sertitfikatnya untuk pinjaman KUR (Kredit Usaha Rakyat) di sebuah bank milik BUMN. “Saya mau masukkan ke bank untuk ikutkan KUR. Mau buat modal ternak ayam,” ungkap Purwanto.

Mendengar penjelasan tersebut, Joko Widodo meminta agar Purwanto berpikir dua kali sebelum menjaminkannya ke bank. “Kalau mau pinjam di bank, dipikir-pikir dulu, kemudian dihitung lagi, bisa dikembalikan atau tidak nantinya,” kata Presiden Jokowi.

Dapat Sepeda

Purwanto menganggukan kepalanya. Beberapa saat kemudian, ia meminta agar Presiden memberikannya sebuah sepeda. “Pak Presiden, dapat sepeda ya?” tanyanya. Kontan, seluruh tamu undangan tertawa.

“Mau dapat sepeda? Ya begini saja, jawab pertanyaan dari saya. Pertanyaannya, sebutkan lima cabang olahraga yang dipertandingkan di Asian Games kemarin. Sebutkan lima saja,” kata Presiden.

Dengan lugas Purwanto menjawabnya, “Panjat tebing, bulu tangkis, tinju, taekwondo, sama renang, Pak,” jawabnya.

“Ya benar, silakan ambil sepedanya,” kata Presiden.

Purwanto menyalami Presiden Jokowi dan langsung turun dari podium mengambil sepedanya. Ia langsung menaikinya di depan tamu kehormatan dan tamu undangan. Aksinya ini memancing tawa, termasuk Presiden Joko Widodo. (hana)

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru