oleh

Diduga Surat Tugas Palsu Beredar, Resahkan Warga Jelang Pilkades Serentak

Menjelang Pilkades 2018 yang akan dilaksanakan serentak bulan November mendatang, masyarakat Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, dikejutkan dengan beredarnya surat palsu berisi permohonan untuk mengadakan penelitian dan wawancara kepada warga setempat. Di kop surat tersebut juga mencatut sebuah PTN ternama yakni Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran, Yogyakarta.

Informasi ini didapatkan grobogannews.com, Selasa (5/9/2018) malam kemarin. Saat itu, ada seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyatakan adanya keresahan sebagian masyarakat Desa Pilangpayung. Pasalnya, sepekan lalu mereka didatangi tiga orang yang mengaku sebagai mahasiswa PTN tersebut. Mereka bermaksud melakukan penelitian dan wawancara.

Saat menerima daftar pertanyaan atau kuisioner, warga merasa janggal. Hal tersebut terlihat dari beberapa pertanyaan yang mengarah kepada calon kepala desa. Tak hanya itu saja, warga juga merasa aneh ketika melihat surat tugas berkop surat PTN tersebut dengan isi UPN menugaskan seorang mahasiswanya yang bernama Anwar Kusuma dengan Nomor Induk Mahasiswa 153016009. Surat tersebut ditandatangi Koodinator Tim Riset Benny Aji S, SIP dan Kepala Desa Pilangpayung tanpa ada nama pejabat yang bersangkutan serta berstempel Pemdes setempat.

Surat Palsu Beredar

’’Waktu izin di RT, saya melihat suratnya aneh. Kami pun langsung menanyakan legalitas dari surat tersebut. Saat dimintai keterangan, mereka juga pandai berkelit,’’ kata warga tersebut, Selasa (4/9/2018) kemarin.

Mengetahui keganjilan tersebut, seorang warga langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di kop surat tersebut untuk meminta konformasi terkait kegiatan penelitian di desa Pilangpayung. Namun, nomor itu tidak tersambung.

Mengetahui keanehan tersebut, warga juga langsung meminta identitas tiga orang tersebut, baik kartu tanda mahasiswa maupun KTP. Namun, ketiganya berkelit tidak membawa identitas yang diminta warga. Saat ditanya, mereka mengaku berasal dari Blora dan Pekanbaru.

’’Kami kemudian menanyakan kegiatan tersebut ke UPN melalui email resmi. Ternyata langsung ditanggapi yang bersangkutan. Dalam balasan email itu, bagian LP2M UPN Veteran Yogyakarta tidak pernah mengeluarkan surat tugas pada nama yang tercantum dalam surat untuk melakukan penelitian di Desa Pilangpayung, Kecamatan Toroh,’’ katanya.

Saat dikonfirmasi, Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Grobogan, Daru Wisakti, mengenai surat penelitian yang meresahkan itu mengaku tidak tahu-menahu. Justru, Daru baru mengetahui adanya kegiatan penelitian itu di Desa Pilang Pilangpayung. Menurut dia, kegiatan riset maupun penelitian harus seizin dari Kesbanglinmas atau Pemerintah Kecamatan.

’’Itu palsu, kok bisa surat tugas tidak jelas siapa yang menugaskan. Kami juga tidak menggandeng universitas manapun untuk melakukan riset atau penelitian tentang pemilihan kepala desa. Ini baru pertama kali terjadi, sebelumnya tidak ada,’’ katanya.

Adanya surat palsu ini, Daru menghimbau kepada masyarakat dan pemerintah desa agar berhati-hati terhadap orang-orang yang berniat memengaruhi pelaksanaan Pilkades. ’’Warga masyarakat, pemerintah desa, dan BPD kami imbau untuk berhati-hati dengan munculnya hal seperti ini,’’ ujarnya.

Berita Populer:

Tentang Penulis: Reporter Grobogan

Wartawan Grobogannnews yang kredibel, ulet serta berani

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru