oleh

Guru TK Ini Ditemukan Meninggal!

Tercebur Ke Sungai Irigasi Saat Hujan Deras

Sebuah insiden orang tenggelam kembali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan. Kali ini, kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Toroh. Seorang guru TK ditemukan tewas setelah tercebur di sungai irigasi dan ditemukan sejauh 2 kilometer dari lokasi utama, Selasa (23/10/2018) sekitar pukul 00.15 WIB.

Dari informasi yang diperoleh grobogannews.com, korban tersebut diketahui bernama Supiyem, warga Dusun Beru RT 001 RW 008 Desa Genengadal, Kecamatan Toroh. Korban yang kesehariannya mengajar di sebuah TK ini tenggelam setelah ia mengendarai motornya terlalu pinggir hingga keluar dari batas jembatan sungai irigasi di Dusun Jalakan, Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh, Senin (22/10/2018) pukul 18.15 WIB.

Saat itu, korban berboncengan dengan anaknya, Safrina Luvitasari (15) yang masih duduk di kelas 3 SMP itu. Keduanya melintasi jembatan sungai irigasi tersebut saat hujan deras turun di area itu. Diduga batas jembatan irigasi ini tidak terlihat, motor korban langsung tercebur ke dalam sungai.

Guru TK Meninggal

Keduanya sempat berteriak minta tolong. Teriakan itu didengar Sugiyanto (45), warga Desa Genengadal yang kebetulan melintasi jalan tersebut. Mendengar teriakan itu, ia mengajak warga lainnya, Nata Nandriyanto (19) untuk menolong korban. Korban pertama yang berhasil mereka selamatkan yakni, Safrina.

Meski selamat, Safrina dirundung kepanikan. Kepada Sugiyanto, Safrina menceritakan bahwa ia tenggelam bersama ibunya. Diduga sudah terseret arus sungai yang cukup deras, Sugiyanto lalu melaporkan ke perangkat desa setempat.

“Setelah diselamatkan, anaknya ini cerita kalau ibunya juga tenggelam. Lalu kami melapor ke perangkat desa setempat,” kata Sugiyanto.

Laporan warga ini kemudian diteruskan kepada Polsek Toroh. Dari informasi tersebut, petugas bersama tim SAR langsung menyisir aliran sungai dari lokasi utama. Hingga akhirnya sekitar pukul 00.15 WIB, Selasa (23/10/2018), korban ditemukan di pintu air sungai irigasi yang berada di Dusun Dawung, Desa Sugihan, Kecamatan Toroh.

Korban pun langsung dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan. Dalam pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dengan kata lain, korban meninggal murni karena tenggelam.

Kepala Desa Genengadal Pamuji membenarkan, bahwa korban yang ditemukan tenggelam merupakan warganya yang tinggal di Dusun Beru RT 001 RW 008. Korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan.

Sementara itu, Kasi Yansoskesmas PMI Grobogan Gesit Kristyawan yang ikut dalam pencarian tersebut mengatakan, korban meninggal dunia tercebur di sungai irigasi berkedalaman 3 meter dan lebar 6 meter. Diperkirakan, jarak antara korban dengan anaknya sekitar 200 meter. Namun, hanya Safrina yang berhasil diselamatkan warga.

“Korban atas nama Supiyem meninggal dunia. Jenazah ditemukan di saluran irigasi yang berada di Dusun Dawung, Desa Sugihan, Kecamatan Toroh. Sementara untuk korban selamat yakni Safrina yang juga anak korban sudah dibawa ke Puskesmas 1 Toroh untuk menjalani perawatan intensif,” pungkas Gesit.

Komentar

Post Terbaru