oleh

Lakalantas di Krangganharjo, 1 Tewas

Motor Hendak Nyalip

Lakalantas tragis kembali terjadi di wilayah Kabupaten Grobogan. Tepatnya di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh, Sabtu (27/10/2018) sekitar pukul 23.00 WIB. Insiden kecelakaan ini melibatkan satu unit truk bernopol AE 9184 NF yang dikemudikan Riky Ariyanto, warga Plaosan, Kabupaten Magetan, yang menabrak sebuah motor matik bernopol K 3771 ABF yang dikendarai Yoga Andi Saputra (18), warga Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh. Akibatnya, pengendara motor mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia di tempat.

Kasat Lantas Polres Grobogan melalui Kanit Laka Lantas, Ipda Candra Bayu Septi mengatakan, insiden ini terjadi bermula ketika truk yang dikendarai Riky melaju dari selatan ke utara. Sesampainya di Desa Krangganharjo, truk tersebut melaju di belakang motor yang dikemudikan Yoga. Sesaat, Yoga hendak menyalip kendaraan yang berada di depannya. Begitu juga Riky, yang berniat menyalip Yoga terlebih dulu.

lakalantas Grobogan

Naas, keduanya berjalan beriringan. Namun, karena kurang memperhitungkan jarak, keduanya pun akhirnya bertabrakan. Yoga pun terseret beserta motornya. Mengetahui telah menabrak motor tersebut, sopir truk tidak berhenti. Justru, ia terus melanjutkan perjalanannya menuju ke utara.

Petugas yang mendapat laporan dari masyarakat adanya kecelakaan di daerah Krangganharjo ini pun langsung mendatangi TKP. Dari pemeriksaan, pengendara motor dinyatakan meninggal dunia di tempat dengan luka-luka di beberapa bagian. Yakni, luka pada bagian mata, perut, perdarahan pada telinga kiri dan kanan.

“Benar telah terjadi kecelakaan antara truk dengan nopol AE 9184 NF dengan motor matik K 3771 ABF di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh. Tepatnya di depan Toko KIS milik Bapak Kiswadi. Adapun korban yakni pengendara motor bernama Yoga Andi Putra warga Desa Sindurejo, Kecamatan Toroh. Korban meninggal dunia di tempat. Sementara, sopir truk yang sempat melanjutkan perjalanannya ke utara sudah kami amankan setelah dibantu dengan warga untuk menangkap sopir tersebut,” jelas Ipda Candra.

Komentar

Post Terbaru