oleh

Menabrakan Diri Dengan KA Barang, Wanita Ini Tewas Seketika

-HUKUM-441 views

Sudah Lama Menderita Depresi

Setelah beberapa waktu lalu seorang perempuan ditemukan tewas setelah menabrakkan diri dengan KA di Kecamatan Karangrayung. Peristiwa serupa kembali terjadi pada hari Kamis (18/10/2018). Bedanya, peristiwa ini terjadi di jalur rel KA km 37+90. Tepatnya di Dusun Bangkerep, Desa/Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan.

Dari informasi yang diperoleh grobogannews.com, peristiwa ini bermula saat KA barang jurusan Surabaya – Jakarta yang dikemudikan masinis bernama Arif Sumartono melaju melewati jalur tersebut. Sesampainya di Km 37+90, Arif melihat seorang perempuan seperti terlempar dari bagian depan lokomotif KA bernomor perjalanan 2511 ini.

Refleks, Arif kemudian menghentikan laju kereta secara mendadak dan meminta Teri Murtiana Wijayanti, petani yang tengah menggarap sawah di area lokasi kejadian untuk memastikan kondisi korban.

Sudah Lama Menderita Depresi

Teri pun memastikan, korban terlihat sudah terluka. Arif pun langsung menghubungi petugas keamanan Stasiun Kradenan terkait adanya perempuan yang tewas akibat menabrakkan diri dengan KA. Laporan yang diterima Bayu Affandi, security Stasiun Kradenan itu langsung diteruskan kepada Hamid Fathoni, perangkat Desa Kradenan dan dilanjutkan ke Polsek Kradenan.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas Polsek Kradenan bersama tim inafis Polres Grobogan langsung menuju ke lokasi kejadian. Sesampainya di lokasi, petugas langsung mengadakan pemeriksaan dan olah TKP.

Kapolsek Kradenan AKP Juhari mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi yakni masinis Arif Sumartono. Korban memang dengan sengaja, menabrakkan diri dengan KA yang sedang dikemudikannya tersebut. Wanita yang belakangan diketahui bernama, Umi Nur Hidayah (32) ini merupakan warga Dusun Jatisemi RT 1 RW 1, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari. Dan memang korban sudah lama mengidap depresi.

“Pada saat kejadian, korban mengenakan daster warna merah motif bunga, berkerudung warna ungu dan menggunakan sandal jepit warna hijau. Dari penuturan masinis Arif Sumartono, diperoleh keterangan bahwa korban memang sengaja menabrakan diri. Ditambah juga dari pengakuan keluarganya bahwa korban memang menderita gangguan jiwa,” jelas AKP Juhari.

Komentar

Post Terbaru