oleh

Menghalangi Pembangunan Trotoar, 6 Pohon Peneduh Ditebang

-SOSIAL-331 views

Masih Sementara

Untuk memperlancar pembangunan trotoar di sisi barat Jalan R. Soeprapto Purwodadi, sebanyak enam pohon jenis Sonokembang ditebang. Enam pohon peneduh itu ditebang lantaran menghalangi pemasangan kanstin trotoar. Hal tersebut seperti dinyatakan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Grobogan, Endang Sulistyoningsih.

Menurut Endang, pohon yang ditebang untuk kelancaran pembangunan trotoar ini jumlahnya masih bersifat sementara.  “Untuk sementara ini baru enam pohon di trotoar sisi barat Jalan R. Suprapto. Pengganti tanaman tersebut tahun ini belum ada. Sementara, untuk sisi timur belum kami hitung jumlahnya berapa yang akan dipotong. Semoga saja tidak ada yang dipotong nanti,” kata Endang, kemarin.

Endang menambahkan, nantinya trotoar yang dibangun mempergunakan lantai terbuat dari batu alam dengan dihiasi ornamen bola-bola. Terkait dengan pepohonan yang akan dipertahankan selama pembangunan ini, pihaknya sudah menyiapkan teknis untuk mengendalikan akar pohon.

“Kami sudah siapkan teknisnya untuk mengendalikan akar pohon yang masih dipertahankan keberadaannya. Yakni, dengan membuat batas beton untuk menghalangi pertumbuhan akar. Nantinya, trotoar tersebut akan menggunakan lantai batu alam dan dilengkapi ornamen bola-bola di tepiannya,” tambah Endang.

Penebangan Pohon oleh Dinas PUPR Kabupaten Grobogan

Minimal Diganti Dengan Tiga atau Lima Pohon Baru

Terpisah, Ka Dinas Lingkungan Hidup Nugroho Agus Prastowo mengatakan, terkait dengan ditebangnya enam pohon tersebut berharap pohon pengganti dari pohon-pohon yang sudah ditebang tersebut harus memiliki diameter sekitar 15-20 cm dengan ketinggian pohon sekitar 4 meter.

“Satu pohon yang ditebang minimal diganti dengan tiga atau lima pohon baru. Itu agar pohon cepat tumbuh dan proses sirkulasi penggantian karbondioksida menjadi oksigen cepat dilakukan. Penggantian ini tupoksinya dilakukan OPD terkait yaitu DPUPR. Kami hanya memberikan masukan,” tutur dia.

Di sepanjang jalur protokol R. Soeprapto Kota Purwodadi, ada sekitar 500 pohon angsana yang ditanam sebagai penghijauan kota. Kini, 37 tahun kemudian, pohon tersebut sebagian sudah ditebang karena proyek revitalisasi trotoar di sisi barat dan timur jalur tersebut.

Beberapa waktu lalu, keberadaan pohon-pohon ini sudah merusak trotoar. Bahkan, akar dari pohon sudah merusak bangunan panggung permanen yang berada di depan Gedung Wisuda Budaya.

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru