oleh

Mobil Jenazah Pengantar Korban Kecelakaan Study Tour Malah Kecelakaan!

Satu dari 4 Mobil Jenazah yang mengangkut jenazah korban kecelakaan di Tol Pejagan-Kanci, Senin dinihari tadi, mengalami kecelakaan setelah menabrak truk yang berhenti di pinggir jalur Alas Roban, Kabupaten Batang. Akibat kecelakaan ini, kedatangan jenazah Moh Mafhut Ahnan mengalami sedikit keterlambatan.

Tidak Ada Korban Jiwa

Dari informasi yang dikumpulkan grobogannews.com, Mobil Jenazah tersebut mengalami kecelakaan menabrak truk yang parkir di pinggir jalan. Sopir ambulans dan Trisno, guru SMPN 1 Pulokulon yang ikut dalam ambulans tersebut mengalami luka-luka. Keduanya langsung dibawa ke RSI Kendal.

Tidak lama setelah kecelakaan tersebut, tiga ambulans lainnya kemudian meneruskan perjalanan ke Grobogan dengan pengawalan ketat dari polisi. Sementara satu jenazah lainnya menyusul diberangkatkan dengan menggunakan ambulans milik RSI Kendal.

Saat dimintai keterangannya, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Panji Gedhe Prabawa membenarkan kecelakaan yang menimpa satu dari empat ambulans pembawa jenazah siswa SMPN 1 Pulokulon tersebut. “Iya, benar informasinya. Tadi, kami sudah koordinasi dengan Polres Batang. Satu ambulans mengalami kecelakaan tunggal,” katanya.

AKP Panji menyatakan, menjelang petang, rombongan ambulans sudah memasuki daerah Mangkang, Semarang. Rencananya, tim patwal dari Polres Grobogan akan mengawal ambulans ketika masuk Kecamatan Tegowanu hingga ke Pulokulon, tempat tinggal asal empat korban meninggal dunia itu.

“Anggota patwal kita sudah standby di Tegowanu. Nanti rombongan ambulans akan kita kawal hingga sampai Pulokulon,” jelasnya.

Seperti diberitakan, musibah kecelakaan menimpa rombongan wisata SMPN 1 Pulokulon, Grobogan, Senin (1/10/2018) dinihari. Salah satu bus yang mengangkut peserta wisata mengalami kecelakaan tunggal saat melintas di tol Kanci-Pejagan KM 236 yang masuk wilayah Kabupaten Brebes. Kendaraan yang mengalami kecelakaan adalah bus nomor 2.

Dalam kecelakaan ini ada empat korban tewas yang semuanya dari kalangan siswa. Yakni, Akhiyat Mufti Syahbana dan Fidya Kastarena, keduanya warga Desa Tuko dan sama-sama duduk di kelas VIIIB.

Dua lainnya yakni, Desi Rukma Sitasari, warga Dusun Semutan, Desa Jetaksari dan Moh Mafthut Ahnan, warga Dusun Ngampel, Desa Panunggalan. Kedua siswa ini duduk di kelas VIIIH.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru