oleh

Pertama Kali di Grobogan! Festival Jerami Banjarejo 2018

Ada Berbagai Jenis Bentuk Hewan Purba Di Festival Jerami Banjarejo 2018

Jerami yang selama ini kerap dibakar usai panen padi, kini diubah menjadi berbagai karya seni menarik oleh masyarakat Desa Banjarejo dengan membuat ornamen. Hasilnya dapat dilihat dalam Festival Jerami Banjarejo 2018 yang digelar di Lapangan Desa Banjarejo mulai 17 Oktober 2018 dan berakhir pada 28 Oktober 2018.

Bupati Grobogan Sri Sumarni, berkesempatan meresmikan festival jerami yang baru pertama ini diadakan di Kabupaten Grobogan. Dalam sambutannya, Sri Sumarni memberikan apresiasinya kepada panitia dan sejumlah warga masyarakat yang terlibat dalam gelaran Festival Jerami Banjarejo 2018.

Peresmian Festival Jerami Banjarejo 2018 ini ditandai dengan pemotongan tali yang terbuat dari ayaman jerami oleh Bupati Grobogan. Menurutnya, saat ini masyarakat Desa Banjarejo tidak hanya dikenal sebagai petani yang memiliki kemampuan di bidang pertanian saja. Namun juga dapat membuat karya seni dengan mengubah jerami menjadi bentuk artistik yang sedap dipandang mata.

Festival Jerami Banjarejo 2018

“Ternyata warga Banjarejo itu tidak hanya pandai bertani tetapi juga bisa pintar mengubah jerami menjadi patung-patung peninggalan sejarah seperti mamuth, singa, buaya serta benda-benda lainnya,” kata Sri Sumarni.

Berbagai ornamen berbahan jerami tersebut seperti rumah jerami, gajah purba, tikus purba, kucing purba dan buaya purba berdiri megah dalam Festival Jerami Banjarejo 2018. Terlihat sejumlah masyarakat melakukan swafoto di sejumlah ornamen pada acara pembukaan yang digelar Rabu (17/10/2018) siang.

Festival Jerami Banjarejo 2018

Bupati menambahkan, acara seperti Festival Jerami Banjarejo 2018 ini merupakan salah satu event pagelaran yang benar-benar dapat mengangkat budaya lokal.

Peringatan HUT Desa Wisata Banjarejo

“Grobogan tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan potensi pertaniannya akan tetapi seni budaya yang kental masih terpelihara di daerah ini. Festival Jerami Banjarejo 2018 merupakan salah satu event pagelaran yang mengangkat budaya lokal. Jerami atau batang tanaman padi disulap oleh tangan-tangan kreatif warga di Desa Banjarejo,” paparnya.

Festival Jerami Banjarejo 2018

Kepala Desa Banjarejo, Ahmad Taufik, merupakan orang pertama yang memiliki ide untuk mengembangkan kegiatan Festival Jerami Banjarejo 2018. Dan festival ini termasuk dalam rangkaian dalam acara peringatan dua tahun diresmikannya Desa Wisata Banjarejo.

Sementara itu diungkapkan oleh Pemkab Grobogan melalui Dinas Pariwisata kabupaten, juga ikut mendukung kegiatan positif seperti Festival Jerami Banjarejo 2018 ini. Untuk mengangkat potensi wisata lokal di kabupaten Grobogan.

Berita Populer:

Tentang Penulis: Endah Laela

Seorang yang suka dan senang dengan hal - hal menarik dan positif di sekitarnya untuk kemudian membagikan melalui artikel dan tulisan agar dapat bermanfaat bagi sesama manusia

Komentar

Post Terbaru