oleh

Telah Hadir, Asuransi Untuk Sapi!

-SOSIAL-184 views

Program Asuransi Hewan Ternak Dari Pemerintah Pusat

Di Kabupaten Grobogan, para peternak sapi sudah tidak perlu khawatir jika sapi mereka mengalami insiden kecelakaan yang membuat tubuh sapi terluka atau sampai mati. Pasalnya, para peternak akan mendapatkan ganti rugi dalam bentuk tunai sampai dengan Rp 10 juta.

Hal tersebut seperti diungkapkan langsung Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan, Drh Riyanto. Menurut dia, tidak hanya sapi yang mengalami kecelakaan saja. Tetapi, peternak yang kehilangan sapinya juga dapat uang pengganti.

“Tidak hanya jika ada insiden sapi mati, tapi sapi hilang juga diberi ganti uang pengganti,” kata Riyanto, Kepala Dinas Pertenakan dan Perikanan Kabupaten Grobogan, Selasa (9/10).

Riyanto menambahkan, uang ganti rugi ini diberikan melalui program asuransi hewan ternak yang diberikan pemerintah pusat. Diungkapkan juga, pada 2017, sebanyak 500 peternak di Kabupaten Grobogan ini sudah mengasuransikan ternak mereka.

“Beberapa mendapat keuntungan dengan program asuransi ini. Seperti peternak dari Gubug, sapinya yang hilang mendapat asuransi Rp 10 juta. Ada juga yang sapinya sakit karena terpeleset. Nilai tanggungan tertinggi yang diberikan hanya Rp 10 juta,” katanya.

Program Asuransi Hewan Ternak Yang Diberikan Pemerintah Pusat

Asuransi yang diberikan kepada peternak tidak hanya mengcover sapi yang mengalami tindak kriminal. Melainkan juga, asuransi ini dipergunakan untuk mengcover sapi yang menjadi korban kebakaran. Di tahun 2018 ini, lanjut Riyanto, sejumlah ternak menjadi korban kebakaran pada kemarau 2018.

“Jika diasuransikan, hewan yang terbakar juga bisa mendapat ganti,” tambahnya.

Tahun ini, jumlah peternak di Kabupaten Grobogan yang tercover asuransi  meningkat hingga dua kali lipat. “Nilai premi tetap sama Rp 40 ribu per tahun dan nilai klaim asuransi masih sama yakni Rp 10 juta membuat peternak banyak yang mengasuransikan hewan ternak mereka,” tambah Riyanto.

Selain bantuan tanggungan asuransi, jelas dia, Dinas Perternakan dan Perikanan juga berupaya membina warga dengan membantu di bidang permodalan dan pemasaran.

“Dalam kegiatan expo tahunan kemarim, kami juga memberi kesempatan peternak dan perbankan. Agar peternak bisa mendapat modal usaha,” tambahnya.

Berita Populer:

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Post Terbaru