oleh

Pameran Festival Literasi di Alun-alun Purwodadi

Ada Baterai Jeruk Nipis Karya Guru SD

Ada yang unik dalam pameran Festival Literasi Kabupaten Grobogan 2018 di Alun-alun Purwodadi. Pasalnya, seorang guru SD di Kabupaten Grobogan bernama Faiyah Dian Iswari membuktikan bahwa asam sitrat yang terkandung dalam jeruk nipis dapat dimanfaatkan menjadi sumber penerangan.

Faiyah membuktikan kandungan C7H807 yakni asam sitrat dalam jeruk nipis mampu mengeluarkan tenaga listrik hingga 0,2 volt.

“Fungsinya seperti batrai. Asam pada jeruk mampu mengeluarkan tenaga listrik hingga 0,2 volt. Sebenarnya memang yang dihasilkan kecil, tetapi jeruk mampu menjadi energi alternatif,” kata Faiyah Dian saat ditemui dalam Festival Literasi di Alun-alun Purwodadi, Selasa (27/11)

Diterangkan Faiyah, aliran asam nitrat dalam jeruk nipis ini bisa dimanfaatkan semua orang untuk menghasilkan tenaga listrik dengan tegangan yang besar. Namun, perlu adanya rangkaian listrik yang tepat.

“Kalau dipasang pararel lampu tidak akan menyala. Namun, ketika dipasang secara seri maka akan didapatkan tenaga yang lebih besar sesuai dengan keinginan. Jika satu jeruk menghasilkan 0,2 volt maka untuk menyalakan lampu LED 2 volt maka diperlukan rangkaian 10 jeruk nipis,” kata guru yang pernah melakukan eksperimen ini bersama beberapa siswanya.

Hasilnya dapat lebih maksimal jika lempengan besi atau paku sebagai penghantar dan kabel penghubung rangkaian dibuat sama panjang. “Jika sama panjang akan menghasilkan listrik yang lebih terang. Untuk 1 lampu LED 10 jeruk bisa menyala sekitar 24 jam,” katanya sambil menunjukan cara perangkaian batrai jeruk.

Faiyah terinspirasi membuat batrai jeruk nipis ini berawal dari sebuah buku yang menuliskan percobaan kentang yang dapat menghasilkan tenaga listrik. Dari kegiatan literasi membaca buku tersebut, Faiyah mempunyai ide membuat batrai jeruk nipis ini.

“Listrik dapat dihasilkan dari jeruk nipis dan jeruk lemon. Rangkaian kabel dan batrai buah terhubung secara seri dengan sempurna terjadi reaksi redoks yang spontan dalam rangkaian kabel,” paparnya.

Redoks sendiri merupakan singkatan dari, reaksi reduksi dan oksidasi. Yakni reaksi oksidasi atom-atom dalam sebuah reaksi kimia.

“Oksidasi pada buah terlihat pada buah yang segar menjadi layu. Jeruk nipis mengandung asam sitrat atau C6H8O7yang membuat jeruk terasa masam. Asam sitrat termasuk elektronik lemah sehingga dapat dialiri arus listrik. Jadi jika kandungan asam sitrat pada jeruk sudah berkurang atau jeruk menjadi layu maka daya listriknya akan berkurang. Kesimpulannya, jika ingin daya listrik tambahan lagi salahsatu jeruk atau sebagaian jeruk bisa diganti,” tambah Faiyah.

Komentar

Berita Terbaru