oleh

PW Ishari NU Punya Tugas Untuk Lestarikan Hadrah

Kota Blora dipilih menjadi tempat pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Seni Hadroh Republik Indonesia (PW Ishari) NU, Minggu (25/11/2018). Bukan tanpa alasan pemilihan Kota Blora untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut.

Menurut Ketua PW Ishari NU Jateng, Sholihin Hasan, Kota Blora merupakan kota penting dalam sejarah berdirinya NU di Jawa Tengah. Hal ini dilihat dari berdiri dan pembentukan pengurus NU di Surabaya pada 1926. Setahun kemudian, pada tahun 1927 NU dideklarasikan di Kota Blora dengan ketua NU pertama, KH Abdul Wahab Chasbullah.

“Setahun kemudian setelah NU berdiri dan terbentuk di Surabaya, pada tahun 1926, NU Blora menjadi pengurus cabang pertama yang mendeklarasikan diri pada awal Mei 1927. Catatan laporan majalah terbitan PWNU Jateng tahun 1971 menuliskan saat itu, pengurus NU datang melantik KH Abdul Wahab Chasbullah,” kata Sholihin Hasan, saat memberikan sambutannya di Hotel Al Madina, Kota Blora.

Ishari sendiri memiliki potensi besar untuk berkembang. Sholihin menjelaskan, setelah terbentuknya pimpinan wilayah tingkat provinsi ini nantinya akan dilanjutkan dengan pembentukan pengurus di tingkat cabang atau kabupaten.

“Kami berharap, para jajaran pengurus yang kami lantik hari ini, bisa menjadi hotspot bagi lingkungannya masing-masing. Yaitu untuk membentuk pengurus di Kabupatennya masing-masing bahkan sampai terbentuk di tingkat ranting,” papar Sholihin.

Diungkapkan Sholihin, para anggota PW Ishari NU Jawa Tengah tersebut terdiri dari beberapa pilar masyarakat. Seperti pilar ulama, guru, akademisi, pilar pengusaha dan swasta, pilar birokrasi dan politisi serta advokat dan insan pers.

Ishari NU ini, imbuh Sholihin, mempunyai tugas untuk melestarikan hadrah di kalangan masyarakat. Terutama warga Nahdiyin. Dimana, organisasi ini telah mewacanakan untuk menggelar sejumlah kegiatan bertema pelestarian kesenian hadrah di Jawa Tengah.

“Kita lestarikan kesenian hadrah dengan mengacu pada dasar-dasar amaliyah yang benar dan baik. Karena dengan hadrah adalah sholawat dan bagian dari wujud mencintai Rasulullah,” pungkas Sholihin.

Tentang Penulis: Tommy

Wartawan grobogannews.com yang independen dan sosialis

Komentar

Post Terbaru