oleh

Serunya Lomba Geguritan di Pendopo

-PENDIDIKAN-136 views

“Lomba Geguritan” Upaya Melestarikan Kebudayaan Jawa

Suasana berbeda terlihat di Pendopo Kabupaten Grobogan, Sabtu (10/11/2018). Sejak pukul 08.00 WIB, para guru SD/MI – SMP/MTs berkumpul untuk mengikuti Lomba Maos dan Nyerat Geguritan Tingkat SD-SMP se Kabupaten Grobogan yang diadakan Wartawan Kreatif Grobogan (WKG) bekerja sama dengan Wasarana Entertainment.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Kabupaten Grobogan Mohammad Soemarsono. Dalam sambutannya, Soemarsono mengapresiasi langkah panitia dalam mengadakan kegiatan Lomba Menulis dan Membaca Geguritan untuk guru dan murid SD-SMP.

“Di zaman yang serba maju ini, penggunaan Bahasa Jawa atau Bahasa Daerah mulai tersisihkan. Banyak anak-anak muda lebih menggemari dan bangga menggunakan bahasa asing ketimbang bahasa daerah. Padahal, bahasa Jawa sangat kental dengan tata kesopanan atau unggah ungguh lewat tingkatan bahasa, seperti kromo alus, kromo inggil, ngoko alus, dan ngoko,” kata Soemarsono.

Serunya Lomba Geguritan di Pendopo Grobogan

Karena itu, lanjut Soemarsono, anak-anak zaman sekarang atau saat ini disebut KID ZAMAN NOW ini lupa dengan unggah-ungguh atau sopan santun yang ditanamkan dalam bahasa jawa itu.

“Anak-anak tak tahu lagi bagaimana ngomong yang sopan pada orang yang lebih tua, bahkan pada orang tuanya sekalipun,” tambah Soemarsono.

Dengan adanya lomba Geguritan ini, beliau mengharapkan para peserta menghargai salah satu karya budaya bangsa. Khususnya di Jawa Tengah.

“Semoga lewat Lomba Menulis dan Membaca Geguritan ini semangat menggunakan bahasa jawa dan menjaga bahasa daerah terus terjaga. Di tengah paparan teknologi yang maju, zamannya gadget dan internet, mari kita lestarikan bahasa jawa dan karya budaya bangsa ini,” ungkapnya.

Meski hanya 19 peserta, namun kegiatan ini tetap diselenggarakan panitia. “Hanya sedikit, tapi seru. Tujuan kita hanya untuk uri-uri kebudayaan Jawa saja dan di sini kita bagi-bagi buku untuk semua peserta dari Balai Bahasa Jawa Tengah,” kata Felik Wahyu, ketua panitia.

Hasil Lomba Geguritan di Pendopo

Serunya Lomba Geguritan di Pendopo Grobogan

Meski dalam suasana sederhana, namun tidak menyurutkan semangat 19 peserta yang ikut dalam lomba ini. Tak terkecuali dengan para budayawan sebagai juri yang didatangkan dalam lomba ini benar-benar berkompeten di bidangnya. Diantaranya, Widiyartono R dari Semarang, Tantri dari Purwodadi dan Suyadi dari Tawangharjo.

Para peserta memainkan bacaan geguritan dengan ekspresi masing-masing. Seperti yang dilakukan Calista Ivana Dewa Putri. Siswi SMPN 1 Purwodadi ini berusaha memainkan bacaan naskah yang telah disiapkan para juri ini. Meski terlihat sempurna namun, juri memutuskan ia menjadi juara Harapan I.

Tiga siswi SMPN 3 berhasil menang menjadi juara I tingkat siswa. Sementara di tingkat guru, juara pertama diraih Muhammad Juhadi, dari SDN 4 Ketro. Sementara juara II diraih Sumarsih dari SDN 4 Purwodadi.

Hadir dalam penyerahan hadiah ini antara lain, Kukuh Prasetyo dari KNPI, Dani Agus untuk perwakilan PWI dan juga perwakilan Balai Bahasa Jawa Tengah, dan Panitia. 

Tentang Penulis: Hana

Penulis yang independen yang sangat mengedepankan informasi yang akurat untuk memberikan edukasi yang baik dan benar kepada mayarakat luas

Komentar

Post Terbaru